Salin Artikel

Biografi Tokoh Dunia: Eva Braun, Pengantin di Akhir Hayat Adolf Hitler

Dia merupakan kekasih Pemimpin Nazi, Adolf Hitler, sebelum dinikahi ketika Hitler berada di ambang kekalahan Perang Dunia II.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut merupakan biografi dari Eva Braun.

1. Masa Muda
Eva Anna Paula Braun dilahirkan di Muenchen pada 6 februari 1912. Dia merupakan putri kedua dari pasangan Friedrich Braun dan Franziska Kronberger.

Braun dididik di sekolah Katolik di Muenchen. Kemudian dia menghabiskan satu tahun di Sekolah Bisnis Biarawati Inggris di Simbach am Inn.

Di usia 17 tahun, dia menerima pekerjaan di Heinrich Hoffman, fotografer resmi untuk Partai Nazi (NSDAP).

Awalnya, Braun dipekerjakan sebagai asisten penjaga toko sekaligus di bagian penjualan.

Namun, dia dengan cepat belajar cara memakai kamera sekaligus bagaimana cara mengembangkan sebuah foto.

Braun bertemu dengan Hitler ketika dia tengah menjaga toko pada 1929. Saat itu jarak usianya terpaut sangat jauh. Hitler berumur 40 tahun, sedangkan Braun 17 tahun.

2. Berhubungan dengan Hitler
Ketika Braun dan Hitler bertemu, sang Fuehrer tinggal bersama Geli Raubal, yang masih terhitung keponakannnya, di Prinzregentenplatz 16 sejak 1929.

Di 18 September 1931, Raubal ditemukan tewas akibat luka tembak di apartemennya. Dia diduga bunuh diri menggunakan pistol Hitler.

Sejak kematian Raubal, Hitler dan Braun mulai lebih dekat. Pada 10 atau 11 Agustus 1932, Braun mencoba bunuh diri dengan menembak dadanya menggunakan pistol ayahnya.

Sejarawan menilai aksi Braun merupakan bentuk cara dia untuk merebut perhatian Hitler.

Di masa pemulihan, Hitler lebih sering memperhatikannya. Kemudian di akhir 1932, mereka berdua menjadi sepasang kekasih.

Baik Hitler maupun Braun berusaha untuk menyimpan rapat-rapat hubungan mereka. Salah satunya karena sang ayah, Fritz, tidak setuju putrinya berhubungan dengan Hitler.

Dalam pengakuan sopir pribadi Hitler, Erich Kempka seperti dilansir situs evabraun.dk, Braun merupakan perempuan "paling tidak bahagia di Jerman".

Sebab, selama mereka bersama, Hitler jarang membawa Braun ke acara resmi Nazi. Sang Fuehrer berusaha menjauhkan dia dari pandangan publik.

Braun hanya menghabiskan waktunya untuk menunggu Hitler pulang. Atau setiap kali ada tamu yang berkunjung, Hitler bakal menyembunyikannya di kamar.

Joachim Fest dalam biografi Hitler bercerita, Braun pernah menghibur diri dengan menyandingkan foto Hitler di meja makan saat jamuan makan siang.

Pada 1935, Braun menemani Hitler yang saat itu menghadiri konvensi Partai Nazi di Nuremberg.

Sejarawan meyakini Hitler memutuskan membawa Braun karena yakin dia tidak akan menentang segala keputusan yang dibuat.

Masih di tahun yang sama, Braun kembali mencoba melakukan bunuh diri. Dia mengalami overdosis setelah mengonsumsi pil tidur.

Dilaporkan, Braun berusaha bunuh diri setelah Hitler tidak datang untuk melewatkan waktu bersama dia.

Setelah insiden tersebut, Hitler kemudian membelikan Braun dan saudarinya sebuah apartemen tiga kamar di Muenchen pada Agustus 1935.

Kemudian di 1936, Hitler membelikan mereka sebuah vila di Bogenhausen yang terletak di Wasserburgerstr 12 (kini Delpstr 12).

Braun lalu pindah ke rumah persinggahan Hitler di Berghof, dekat Berchtesgaden, Pegunungan Alpen Bavaria di tenggara Jerman.


3. Gaya Hidup
Heinz Linge, perwira Schutzstaffel (SS), kelompok paramiliter Nazi yang juga bertindak sebagai pelayan Hitler, menceritakan hubungan Sang Fuehrer dan Braun.

Dalam catatannya, Hitler dan Braun yang mempunyai dua kamar tidur dan dua kamar mandi yang dihubungan pintu di Berghof.

Hitler bakal menghabiskan setiap malam bersama Braun, yang menemaninya belajar hingga mereka kemudian tidur.

Selama mereka berdua bersama di kamar, Braun mengenakan gaun dan kemudian meminum wine, sementara Hitler menyesap teh.

Braun mempunyai dua ekor anjing jenis Scottish Terrier yang bernama Negus dan Stasi.

Dia berusaha menjauhkan dua anjingnya dari anjing Hitler, seekor German Shepherd bernama Blondi.

Seniman sekaligus sejarawan film Jerman, Lutz Becker, sempat menemukan koleksi film berwarna yang dibuat Braun.

Film 16 milimeter itu dibuat Braun selama berada di rumah liburan di Berghof. Beberapa adegan terlihat kontras dengan propaganda Nazi.

4. Pernikahan dan Bunuh Diri
Pada awal April 1945, tentara Uni Soviet mulai memasuki Berlin. Saat itu, penulis Henriette von Shirach meminta Braun untuk bersembunyi.

"Apa Anda pikir saya bakal membiarkannya tewas sendirian? Saya bakal menemaninya sampai kapan pun," jawab Braun kepada Shirach.

Braun kemudian berangkat dari Muenchen ke Berlin, dan menyusul Hitler di perlindungan sekaligus markas besar di Führerbunker.

Sebagai penghargaan akan loyalitas Braun, Hitler setuju untuk menikahinya. Mereka kemudian mengikat janji setia pada dini hari 29 April 1945.

Pernikahan Hitler-Braun dilakukan secara sederhana di dalam bunker. Awalnya, Braun menuliskan nama keluarganya di akta pernikahan.

Namun, dia kemudian menggantinya menjadi Eva Braun. Pernikahan itu disaksikan beberapa petinggi Nazi seperti Joseph Goebbels dan Martin Bormann.

Pukul 13.00 waktu setempat di 30 April 1945, Hitler dan Braun melakukan hal tak terduga dengan berpamitan kepada staf.

Di pukul 15.30, beberapa orang mengaku mendengar tembakan. Beberapa menit kemudian, Linge dan ajudan Hitler, Otto Guensche, masuk ke kamar mereka berdua.

Mereka menemukan Hitler dan Braun telah tewas. Hitler bunuh diri dengan menembakkan pelipis kanannya menggunakan pistol.

Adapun Braun bunuh diri dengan memakan kapsul berisi sianida. Dia berusia 33 tahun ketika peristiwa itu terjadi.

Jenazah mereka berdua kemudian dinaikkan ke atas melalui pintu darurat, dan dikuburkan di Reich Chancellery.

Pada 11 Mei, jenazah mereka berdua ditemukan oleh pasukan Soviet. Dari otopsi, diketahui kalau susunan gigi dua jenazah itu milik Hitler dan Braun.

Secara rahasia, Soviet kemudian memakamkan mereka di bangunan dinas kontra-intelijen (SMERSH) di Magdeburg, Jerman Timur.

https://internasional.kompas.com/read/2018/04/30/17000021/biografi-tokoh-dunia-eva-braun-pengantin-di-akhir-hayat-adolf-hitler

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.