Salin Artikel

Nenek Pikun Hilang Tersisa Pakaian dan Tongkat, Diduga Dimangsa Buaya

Kesimpulan ini muncul setelah polisi menemukan sisa-sisa tubuh manusia dan tongkat milik Cameron di tepian sungai di pantai timur laut Australia, Kamis (12/10/2017).

Perempuan berusia 79 tahun itu, menurut polisi, diduga menderita demensia.

Demensia adalah suatu kondisi di mana kemampuan otak seseorang mengalami kemunduran.

Kondisi yang lazim dikenal dengan sebutan pikun ini ditandai dengan keadaan seseorang sering lupa akan sesuatu, keliru.

Hal lain yang mengikutinya adalah adanya perubahan kepribadian, serta emosi yang naik-turun, atau labil.

Baca: Ada 4 Jenis Buaya di Indonesia, Bagaimana Menghindarinya?

AFP memberitakan, Cameron, terakhir kali terlihat pada hari Selasa di sebuah rumah perawatan di dekat kota wisata Port Douglas.

Polisi wilayah Queensland dan Dinas Darurat Negara bagian setempat, melakukan pencarian dan menemukan pakaian dan tongkat dengan tulisan nama Cameron di atasnya.

"Kami juga menemukan beberapa materi biologis yang kami yakini sebagai bagian jasad manusia," kata Inspektur Polisi Queensland Ed Lukin kepada wartawan.

"Kami terus mencari di daerah itu dengan harapan bisa menemukannya dalam keadaan hidup."

Namun, Lukin kemudian mengatakan, barang-barang yang ditemukan tersebut berada di kawasan yang banyak dihuni buaya. 

"Kami tidak dapat mengesampingkan kemungkinan adanya serangan buaya," tegas dia.

Baca: Fenomena Langka, 2 Kuda Nil Selamatkan Wildebeest dari Buaya Ganas

Lukin juga meyakini, Cameron telah berjalan di padang semak yang lebat, di mana dia tersesat.

Namun, tak diperoleh kepastian, apakah Cameron pun telah mencapai lokasi perairan.  

"Dia mungkin menderita demensia, dan mungkin saja pakaiannya memang dilepas secara sengaja," tambah Lukin.

Di bulan Agustus lalu, seekor buaya air asin sepanjang 2,6 meter ditangkap di Dickson Inlet dekat Pantai Four Mile di Port Douglas.

Australian Broadcasting Corporation juga memberitakan pantai tersebut pun ditutup pada bulan April ketika seekor buaya berukuran empat meter terlihat berenang di pantai.

Selain itu, ada pula serangan reptil raksasa itu terhadap sejumlah anjing di daerah tersebut tahun ini.

Jumlah buaya air asin terus berkembang sejak spesies ini dinyatakan sebagai hewan yang dilindungi pada tahun 1970-an.

Serangkaian serangan terhadap manusia tersebut telah memicu perdebatan agar dibuat program pengendalian tertentu. 

Buasa air asin bisa tumbuh hingga tujuh meter, dan beratnya bisa mencapai lebih dari satu ton.

Itu merupakan ciri umum dari buaya air asin yang menghuni kawasan tropis di benua itu.

Data yang ada menyebutkan buaya tersebut rata-rata memangsa dua orang dalam setahun.

Baca: Buaya Raksasa Mati Ditembak di Kepala, Polisi Buru Pembunuhnya

https://internasional.kompas.com/read/2017/10/12/16235841/nenek-pikun-hilang-tersisa-pakaian-dan-tongkat-diduga-dimangsa-buaya

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.