Salin Artikel

Sekjen PBB Sebut Ancaman Nuklir Korea Utara sebagai Krisis Terburuk

Dalam sebuah wawancara dengan media Perancis, Le Journal du Dimanche, Guterres pun mengaku khawatir dengan krisis di semenanjung Korea tersebut.

"Ini merupakan ancaman serius yang kita hadapi dalam beberapa tahun terakhir," kata Guterres, dilansir dari AFP, Minggu (10/9/2017).

Guterres mengatakan, ada sejumlah perang dan konflik di masa lalu yang terjadi setelah melalui sejumlah pertimbangan matang. Namun, menurut dia, banyak juga perang dan konflik yang terjadi akibat keputusan yang emosional dan tidak matang.

Dalam penuturan Guterres, banyak perang tersebut yang terjadi karena keputusan yang dilakukan seperti orang yang "berjalan dalam tidur".

"Kita harus berharap bahwa ancaman serius ini tetap membuat kita berada di jalur dengan penalaran yang beralasan, sebelum terlambat," ucapnya.

Menurut Guterres, kunci penyelesaian terhadap ancaman ini adalah jika Korea Utara menghentikan program nuklir dan balistiknya. Korea Utara juga diminta menghargai resolusi yang disampaikan Dewan Keamanan PBB.

Saat ini, Amerika Serikat terus mendorong Dewan Keamanan PBB untuk memberikan sanksi keras untuk Korea Utara. Akan tetapi, aksi AS ini terus mendapat perlawanan dari China dan Rusia.

Adapun, AS mengajukan draf resolusi yang meminta embargo minyak untuk Korea Utara, pembekuan aset pimpinan Korea Utara Kim Jong-un, serta pelarangan industri tekstil dan menghentikan pembayaran untuk pekerja Korea Utara di luar negaranya.

Dikutip dari AFP, sumber diplomatik menyebut bahwa Rusia dan China menentang sebagian besar usulan AS, kecuali pelarangan tekstil, saat pertemuan ahli pada Jumat kemarin.

Menanggapi itu, Guterres tetap berharap Dewan Keamanan PBB dapat bersatu untuk memberikan solusi yang terbaik.

"Kita juga harus tetap menjaga persatuan Dewan Keamanan PBB, karena itu merupakan satu-satunya alat untuk melakukan diplomasi dengan peluang keberhasilan yang besar," kata Guterres.

https://internasional.kompas.com/read/2017/09/10/08420861/sekjen-pbb-sebut-ancaman-nuklir-korea-utara-sebagai-krisis-terburuk

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.