FBI Gerebek Rumah Wartawan di Meksiko, Buru Jersey Bintang NFL yang Dicuri - Kompas.com

FBI Gerebek Rumah Wartawan di Meksiko, Buru Jersey Bintang NFL yang Dicuri

Kompas.com - 21/03/2017, 08:41 WIB
REUTERS/Adrees Latif Pemain New England Patriots Tom Brady dengan jersey nomor 12-nya.

HOUSTON, KOMPAS.com - Jersey klub American Football, The New England Patriots yang dikenakan oleh quarterback Tom Brady dalam kemenangan di ajang Super Bowl, bulan lalu, hilang.

Hilangnya jersey milik sang bintang telah memaksa aparat dari Biro Penyelidik Federal (FBI) turun tangan untuk memburunya.

Hasilnya, jersey tersebut dan juga sebuah jersey lain yang dikenakan Brady saat Patriots menggondol gelar juara dua tahun lalu, ditemukan di Meksiko.

Kabar ini disampaikan pihak klub Patriots, Senin waktu setempat atau Selasa WIB (21/3/2017).

Ternyata, kedua jersey itu diambil oleh mantan petinggi media Meksiko yang mendapat kehormatan untuk hadir dalam pertandingan yang berlangsung di Houston, Amerika Serikat, Februari lalu.

Informasi ini diungkapkan pihak National Football League (NFL), dan aparat penegak hukum yang menangani pencurian ini. 

Super Bowl adalah pertandingan final sepak bola Amerika (American Football) yang dilangsungkan di akhir musim pertandingan NFL di AS.

Dua tim terbaik dari masing-masing divisi, -biasa disebut conference- bertanding untuk memperebutkan Piala Vince Lombardi.

Otoritas penegak hukum di Meksiko menemukan jersey yang hilang itu di rumah Martin Mauricio Ortega.

Ortega adalah mantan Direktur di sebuah harian di Meksiko, La Prensa.

Temuan itu didapat dalam sebuah penggerebekan yang dilakukan atas permintaan FBI. Demikian pernyataan otoritas Meksiko yang dikutip Reuters.  

Kendati demikian, Ortega belum ditangkap, karena belum ada dakwaan yang dijatuhkan kepada dia.

Namun, sebuah sumber di Meksiko mengatakan, penyelidikan terhadap Ortega terus bergulir.

Hingga berita ini ditayangkan, Ortega belum berhasil dihubungi untuk dimintai komentarnya.

Aparat Kepolisian Houston dan pihak keamanan liga, juga terlibat dalam penyidikan kasus ini bersama FBI.

Kepala Kepolisian Houston Art Acevedo menegaskan, meskipun perkara ini bukan perbuatan kriminal besar, namun tetap diselidiki. 

Sebab, kata dia, pencurian itu merupakan catatan buruk bagi Super Bowl.

"Satu-satunya cela yang kita miliki dari Super Bowl adalah kaus tersebut yang dicuri dari ruang ganti," tegas dia. 

La Prensa dalam pernyataan tertulis menyebut pihaknya telah memberitahu Ortega tentang dugaan keterlibatan dalam kasus pencurian itu. 

"Jika ini benar dan terungkap, La Prensa dengan tegas menolak aksi Martin Ortega," demikian ditulis La Prensa.

Harian itu menilai Ortega telah menyalahgunakan posisinya di La Prensa, yang susah payah mendapatkan akreditasi dan akses untuk meliput ajang tersebut. 

Dikabarkan, Ortega mengajukan pengunduran dirinya para Selasa pekan lalu, dengan dalih "alasan pribadi".

Menurut Acevedo, jersey tersebut dapat saja dijual kepada kolektor dengan harga yang fantastis. 

Sebelumnya, pada pagi hari setelah laga the Patriots mengalahkan the Atlanta Falcons melalui perpanjangan waktu, Brady berbicara kepada wartawan.

Dia mengaku, usai pertandingan dia pun berkemas. Saat itulah dia menyadari jersey bernomor punggung 12 tersebut telah hilang.

"Jersey itu tak ternilai harganya, karena menjadi bagian dari sebuah kenangan besar," ungkap Brady kala itu.

EditorGlori K. Wadrianto
Komentar