Kamis, 23 Maret 2017

Internasional

Hillary Clinton: Saya Siap Keluar dari Hutan

Senin, 20 Maret 2017 | 05:52 WIB
NBC News Hillary Clinton berbicara di gala dinner acara amal yayasan anak-anak ?Children?s Defense Fund?, Rabu (16/11), di Washington DC

SCRANTON, KOMPAS.com - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton mengaku siap “keluar dari hutan”, setelah tampil low-profile sejak kekalahan di ajang pemilihan presiden AS November lalu.

“Seperti teman-teman yang lain, saya kesulitan mencerna berita yang saya baca dan tonton, saya mengakuinya," ungkap Hillary seperti dikutip the New York Times.

"Saya siap keluar dari hutan dan membantu terlibat,  demi memancarkan cahaya mengenai apa yang telah terjadi, untuk menolong setiap individu agar tetap kuat,” ucap Hillary.

Hal ini disampaikannya ketika dia berbicara dalam acara makan malam memperingati Hari St. Patrick, Sabtu (18/3/2017), di Kota Scranton, kampung halaman kakeknya.

Hillary memang tidak menjelaskan lebih jauh apa yang dimaksud dengan frasa "siap keluar dari hutan".

Namun, "hutan" diprediksi merujuk pada tempat aktivitas yang dilakukan Hillary beberapa saat setelah dia dikalahkan Donald Trump.

Ketika itu, politisi berusia 69 ini menghabiskan waktu sendiri menelusuri hutan yang terletak di dekat rumahnya di Chappaqua.

Aktivitas ini diketahui publik AS, setelah seorang warga yang berpapasan dengan Hillary melihatnya dan mengambil foto bersama.

Tentu, pernyataan ini bisa ditafsirkan sebagai Hillary siap untuk kembali tampil di depan publik.

Hillary memang terasa membatasi kemunculannya sejak gagal menjadi presiden pertama perempuan di AS.

Spekulasi bahwa Mantan Ibu Negara ini akan melancarkan "comeback" politik terus berseliweran.

Media gosip TMZ, menurunkan berita pekan lalu bahwa Hillary sedang mempertimbangkan untuk maju sebagai  Wali Kota New York dalam pemilu yang akan digelar November tahun ini.

Sementara itu, media Politico mengulas bulan lalu tidaklah mengejutkan jika Hillary kembali mencapreskan diri untuk ketiga kalinya di pilpres 2020.

Editor : Glori K. Wadrianto