Rabu, 30 Juli 2014

News / Internasional

Bocah 8 Tahun Tewas Saat Bela Kakaknya dari Pemerkosaan

Senin, 5 Mei 2014 | 09:56 WIB
SHUTTERSTOCK Ilustrasi
RICHMOND, KOMPAS.COM — Polisi di Virginia, AS, Sabtu (3/5/2014), menangkap seorang remaja pria usia 16 tahun karena diduga telah membunuh seorang bocah laki-laki 8 tahun. Anggota keluarga korban dan para tetangga mengatakan, bocah itu tewas saat sedang berusaha menyelamatkan kakak perempuannya dari kekerasan seksual.

Departemen Kepolisian Richmond, sebagaimana dilaporkan Los Angeles Times, tidak mengidentifikasi si tersangka, hanya menyebutkan usianya, tetapi mengatakan bahwa remaja itu didakwa dengan pembunuhan dan pencekikan. Remaja itu juga diduga telah menyerang kakak perempuan bocah itu, yang menurut para anggota keluarga berusia 12 tahun.

Bocah 8 tahun yang tewas itu dikenang oleh ratusan orang dalam doa pada Sabtu malam. Di tengah urai air mata dan gelak tawa akan berbagai kenangan positif, anggota keluarga dan teman-teman menggambarkan anak laki-laki itu dan saudara perempuannya sebagai pasangan yang tak terpisahkan. Mereka biasa pergi ke mal, naik sepeda, dan sama-sama patuh kepada ibu mereka.

Sejumlah petugas polisi mengatakan, mereka kagum dengan banyaknya orang yang datang ke acara doa tersebut. "Saya pikir itu sangat jelas dengan jumlah orang yang berada di sini. Hal ini berarti banyak bagi keluarga ini dan sangat berarti bagi departemen kepolisian," kata Mayor Polisi Steve Drew kepada sebuah saluran televisi. "Penangkapan (tersangka) telah dilakukan karena keterlibatan masyarakat dan orang-orang yang mau bekerja sama."

Bibi bocah itu, Geraldine Pitchford, mengenakan kemeja yang menampilkan fotonya. "Keponakan saya merupakan anak manis yang sangat dicintai," kata Pitchford saat doa itu. Ia mengatakan, ibu anak itu terlalu sedih untuk berbicara. "Tolong doakan adik saya karena dia pasti membutuhkan orang dan hati yang dapat membantunya."

Bocah itu meninggal di tempat kejadian si tersangka melakukan penyerangan, yang terjadi sekitar pukul enam sore waktu setempat, Kamis, di sisi rel kereta api di lingkungan perumahan di tenggara pusat kota. Saudara perempuannya masih dirawat di rumah sakit pada Sabtu. Polisi tidak menjelaskan kondisi lukanya.

Seorang anggota keluarga mengatakan kepada WTVR-TV bahwa kedua anak itu sedang bermain ketika seseorang datang ke arah mereka dan mencoba untuk memerkosa gadis itu. Seorang warga di daerah itu mengatakan kepada sebuah stasiun televisi bahwa gadis itu muncul dari daerah pelintasan kereta api dalam keadaan memar dan pakaian robek. Polisi tidak mengatakan bagaimana bocah itu dibunuh.

Polisi mengatakan pada Sabtu bahwa meski tersangka telah diidentifikasi dalam waktu beberapa jam, ia harus "secara medis dievaluasi" sebelum ditangkap. Pihak berwenang juga mengatakan, mereka awalnya punya deskripsi yang tidak akurat tentang si tersangka karena ia telah "mengancam dan mengintimidasi" gadis itu.

Tersangka pelaku dikatakan tinggal di lingkungan yang sama dengan kedua anak itu.

Editor : Egidius Patnistik
Sumber: Los Angeles Times