Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Kompas.com - 21/10/2019, 19:17 WIB
Michaella McCollum (kiri) dan Melissa Reid meninggalkan pengadilan di Penjara Sarita Colonia pada 17 Desember 2013. Keduanya dikenal sebagai Peru Two setelah menyelundupkan 11 kg kokain keluar dari Peru pada 2013 dan dibebaskan pada 2016. McCollum yang kini mempunyai dua anak menceritakan bagaimana kehidupannya selama di penjara. REUTERS/Mariana BazoMichaella McCollum (kiri) dan Melissa Reid meninggalkan pengadilan di Penjara Sarita Colonia pada 17 Desember 2013. Keduanya dikenal sebagai Peru Two setelah menyelundupkan 11 kg kokain keluar dari Peru pada 2013 dan dibebaskan pada 2016. McCollum yang kini mempunyai dua anak menceritakan bagaimana kehidupannya selama di penjara.

DUNGANNON, KOMPAS.com - Seorang wanita yang pernah menjadi penyelundup narkoba mengisahkan dia nyaris dibunuh hanya karena mengganti saluran TV.

Michaella McCollum adalah anggota Peru Two bersama Melissa Reid. Julukan yang diberikan ketika mereka tertangkap di Peru 6 Agustus 2013 silam.

Mereka ketahuan menyelundupkan 11 kilogram narkoba jenis kokain senilai 1,5 juta poundsterling, atau Rp 27,4 miliar, keluar dari Lima.

Baca juga: Polri Gandeng Polisi Malaysia Kejar Penyelundup Narkoba yang Pakai Kapal Pariwista

Keduanya dihukum selama enam tahun dan delapan bulan di penjara. Namun pada 2016, pemerintah Peru sepakat untuk mengusir mereka.

Mantan penyelundup narkoba yang kini berusia 25 tahun itu menceritakan hidupnya di penjara di mana kelaparan, kekerasan, dan penyalahgunaan narkoba merajalela.

Kepada Mail on Sunday via Daily Mirror Minggu (20/10/2019), dia mengaku tidak tahu di mana Peru ketika direkrut untuk mengeluarkan barang haram itu.

Ibu dari dua anak itu mengatakan, dia direkrut oleh pria London bernama Davey ketika bekerja pelayan di Ibiza sebelum pria Kolumbia bernama Mateo menyuruhnya membawa pulang 11 kg kokain itu.

Di Peru, dia dan Reid mengambil kokainnya, menyembunyikannya dalam paket bubur dan sachet kedelai, serta dijanjikan bakal mulus melenggang.

Namun begitu Reid dihentikan setelah McCollum menembus penciuman anjing pelacak di Bandara Jorge Chavez, nasib mereka sudah ditentukan.

Setelah dipenjara dalam kasus yang menjadi perhatian dunia, McCollum bercerita bagaimana mereka dijebak oleh komplotan gangster.

Dia segera melihat kerasnya hidup di penjara. Semua dimulai ketika salah seorang tahanan menyarankannya supaya "waspada".

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Demonstrasi Kenaikan Harga BBM di Iran, 106 Orang Tewas

Internasional
Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Disebut Tak Tertandingi di Timur Tengah, Apa Saja Rudal yang Dipunyai Iran?

Internasional
Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Studi Pentagon: Rudal Iran Tak Tertandingi di Timur Tengah

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

[POPULER INTERNASIONAL] 600 Demonstran Hong Kong Menyerah | Mia Khalifa Kisahkan Pengalaman

Internasional
Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Mantan Bintang Porno Mia Khalifa Kisahkan Dijebak Masuk ke Industri Film Dewasa

Internasional
Menyeberang Sambil Pakai 'Headphone' dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Menyeberang Sambil Pakai "Headphone" dan Bermain Ponsel, Juara Tinju Ini Tewas Ditabrak Kereta

Internasional
Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Berbohong Dirinya Diperkosa, Pria Indonesia Dipenjara di Singapura

Internasional
Mantan Model Playboy Ini Berniat 'Nyalon' Jadi Presiden Kroasia

Mantan Model Playboy Ini Berniat "Nyalon" Jadi Presiden Kroasia

Internasional
Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Dikepung Polisi, Demonstran Hong Kong di Universitas Tulis Kata-kata Terakhir

Internasional
Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Trump Kunjungi Rumah Sakit Militer secara Rahasia, Kesehatannya Jadi Sorotan

Internasional
Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Bentrokan di Universitas Hong Kong, Keluarga yang Cemas Menanti Kabar Anaknya

Internasional
Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Pemimpin Hong Kong Minta Demonstran yang Ada di Kampus untuk Menyerah

Internasional
Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Pemerintah Hong Kong Sebut 600 Demonstran Menyerah kepada Polisi

Internasional
Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Dokumen soal Penanganan Minoritas Muslim di Xinjiang Bocor, Apa Tanggapan China?

Internasional
Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Dokumen China Ungkap Penanganan terhadap Minoritas Muslim di Xinjiang

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X