Jual Senjata ke Taiwan, China Ancam Sanksi Perusahaan AS

Kompas.com - 12/07/2019, 20:29 WIB
Personel dari Batalion ke-2, resimen infantri ke-7,  brigade temur ke1 Angkatan Darat AS di atas sebuah tank Abrams dalam sebuah latihan di Mielno dekat Drawsko-Pomorskie, Polandia. Reuters/Russia TodayPersonel dari Batalion ke-2, resimen infantri ke-7, brigade temur ke1 Angkatan Darat AS di atas sebuah tank Abrams dalam sebuah latihan di Mielno dekat Drawsko-Pomorskie, Polandia.

BEIJING, KOMPAS.com - China mengumumkan bakal menjatuhkan sanksi kepada perusahaan Amerika Serikat ( AS) yang memproses penjualan senjata kepada Taiwan.

Sebelumnya, AS sepakat untuk menjual ratusan tank Abrams serta rudal portabel Stinger dengan nilai transaksi 2,2 miliar dollar, atau sekitar Rp 30,8 triliun.

Baca juga: AS Setuju Jual Senjata Rp 31 Triliun ke Taiwan, China Kecewa Berat

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Geng Shuang dalam konferensi pers menyatakan, penjualan senjata ke Taiwan telah melanggar relasi maupun hukum internasional.


"Dalam rangka menjaga kepentingan nasional, China akan menerbitkan sanksi kepada perusahaan AS yang berpartisipasi dalam penjualan," ujar Geng dilansir AFP Jumat (12/7/2019).

Rencana mengirim senjata, yang merupakan transaksi terbesar AS ke Taiwan, terjadi di tengah hubungan dua negara yang memanas karena perang dagang.

China masih menganggap pulau dengan pemerintahan mandiri itu sebagai bagian dari wilayah mereka, dan berjanji merebutnya. Bahkan kalau perlu, dengan kekerasan.

Beijing berusaha untuk menekan Taiwan. Selain dengan menggelar latihan militer, mereka juga membujuk negara-negara untuk memutus hubungan diplomatik.

Pada Kamis (11/7/2019), Kementerian Luar Negeri China menyatakan sudah mengirim nota protes sebagai bentuk "ketidakpuasan dan menentang" penjualan senjata AS ke Taiwan.

Mereka juga mendesak AS supaya membatalkan penjualan. Washington merespons dengan mengatakan penjualan itu bakal memberikan sumbangan bagi perdamaian dan stabilitas Asia.

Baca juga: Pemerintah AS Setuju Jual Senjata Senilai Rp 31 Triliun ke Taiwan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung 'Teroris' di Suriah

Erdogan Tuduh Negara Barat Mendukung "Teroris" di Suriah

Internasional
Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Mantan Penyelundup Narkoba Ini Pernah Nyaris Dibunuh karena Ganti Saluran TV

Internasional
Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Restoran di Belgia Ini Sajikan Air Minum Daur Ulang dari Toilet

Internasional
Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Bayi Ini Dikubur Hidup-hidup di Lempeng Beton, Polisi China Buru Orangtuanya

Internasional
Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak 'Rahasiakan' Halaman Depan

Protes Pembatasan Pers, Koran Australia Kompak "Rahasiakan" Halaman Depan

Internasional
Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Bar di Jepang Ini Hanya Izinkan Pengunjung untuk Datang Sendiri

Internasional
Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Menhan China: Tak Ada yang Bisa Mencegah Penyatuan Kembali China dengan Taiwan

Internasional
Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Restoran Khusus Indomie Bakal Dibuka di Singapura

Internasional
Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Pemimpin Hong Kong Kunjungi Masjid yang Disiram Meriam Air Polisi

Internasional
Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Ribuan Pengungsi Rohingya di Bangladesh Sepakat Pindah ke Pulau di Teluk Benggala

Internasional
Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X