Kompas.com - 28/05/2019, 10:40 WIB

KOMPAS.com - Pabrikan otomotif selalu menghadirkan desain yang menarik agar produknya dilirik konsumen. Berbagai inovasi dilakukan, baik itu pengembangan mesin, interior, maupun faktor kenyamanan penumpang ketika mobil itu melaju.

Kondisi itu juga dilakukan oleh Nazi Jerman ketika berkuasa. Mereka mendirikan perusahaan mobil milik negara pada 82 tahun yang lalu, tepatnya 28 Mei 1937.

Perusahaan ini dikenal sebagai "Gesellschaft zur Vorbereitung des Deutschen Volkswagens mbH". Tidak lama setelah itu, namanya diubah menjadi "Volkswagenwerk" atau Perusahaan Mobil Rakyat.

Sampai kini, Volkswagen masih berinovasi dalam meluncurkan produk otomotif kepada masyarakat dunia.

Baca juga: 7 Senjata Andalan Nazi pada Perang Dunia II...

Bagaimana awal kisahnya?

kap mesin mobil VW berlogo Swastikadw kap mesin mobil VW berlogo Swastika

Nazi Jerman menginginkan sesuatu yang berbeda dalam berbagai bidang. Salah satunya, Nazi ingin menghadirkan mobil murah atau mobil rakyat kepada masyarakat Jerman dengan harga yang terjangkau.

Selain itu, Nazi menginginkan masyarakat mempunyai mobil yang bisa menjawab kebutuhan transportasi mereka serta memberikan kesenangan bagi warganya.

Awalnya, Nazi mengkampanyekan untuk menyambung akses tak terbatas jalan raya di seluruh Jerman. Kemudian, program ini bersambung dengan membuat pabrikan mobil yang terletak di Wolfsburg.

Dilansir dari Britannica, perusahaan Gesellschaft zur Vorbereitung des Deutschen Volkswagens mbH berdiri dan menjawab semua pertanyaan masyarakat akan hadirnya mobil murah.

Perusahaan ini sepenuhnya dioperasikan oleh warga Jerman yang tergabung dalam Front Buruh Jerman (Deutsche Arbeitsfront), sebuah organisasi milik Nazi.

Ferdinand Porsche diberikan tanggung jawab sebagai insinyur perusahaan ini. Dia memiliki peran untuk memberikan sentuhan desain dan mengontrol perkembangan dari awal dari industri ini.

Tak lama setelah itu, perusahaan mulai mengembangkan dan memproduksi massal kendaraan yang terjangkau dengan harga murah.

Karena bertujuan untuk mobil rakyat, perusahaan menjualnya dengan harga kurang dari 1.000 mark Reich atau sekitar 140 dollar ketika itu.

"Ini untuk masyarakat luas," seru Hitler ketika berpidato di depan masyarakat di Jerman.

Tak lama setelah itu, mobil mulai dibuat oleh perusahaan dan mobil mulai dipamerkan. Mobil ini kali pertama dipamerkan di Berlin Motor Show pada 1939.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Toyota Lahir Berawal dari Industri Tekstil

Produksi senjata

Pabrik Volkswagen di Jerman Baratbbc Pabrik Volkswagen di Jerman Barat
Pecahnya Perang Dunia II pada 1939 terjadi sebelum produksi massal mobil itu dapat dimulai. Sebab, pabrik dirancang ulang untuk memproduksi peralatan dan kendaraan militer.

Dilansir dari History, sekitar 20.000 pekerja paksa, tahanan perang, dan kemudian juga tahanan kamp konsentrasi bekerja di pabrik.

Keterlibatan Volkswagen membuat pabriknya menjadi sasaran bagi pengebom Sekutu. Pada masa akhir perang, pabrik itu hancur.

Setelah perang berakhir, Sekutu berupaya membangkitkan industri otomotif Jerman ini. Inggris memegang penuh kendali atas pabrik ini dan produksi massal dimulai pada 1946.

Kontrol perusahaan dipindahkan pada 1949 ke Pemerintah Jerman Barat dan negara bagian Lower Saxony. Produksi Volkswagen berkembang pesat pada 1950-an ketika memperkenalkan van Transporter dan Karmann Ghia yang merupakan tipe coupe.

Volkswagen Karmann Ghia, salah satu mobil klasik yang keberadaannya tergolong langka di Indonesia.Kompas.com/Alsadad Rudi Volkswagen Karmann Ghia, salah satu mobil klasik yang keberadaannya tergolong langka di Indonesia.

Penjualan ini tak hanya Eropa saja, melainkan sampai di Amerika. Serikat. Namun, karena pengaruh trauma sejarah dan ukuran mobilnya yang kecil, produk ini lambat diterima oleh masyarakat AS.

Masyarakat AS mulai bisa menerima desain mobil ini setelah Volkswagen AS didirikan pada 1955.

Baca juga: Model Terlaris Merek-merek di Bawah Bendera VW

Memperluas penjualan

Pada 1959, mobil VW tipe Beetle mulai dikampanyekan penjualannya ke seluruh penjuru dunia. Melalui kampanye pemasaran ini, banyak konsumen yang terpikat akan desain yang mungil dan memberikan keuntungan tersendiri bagi pengendaranya.

Selama beberapa tahun berikutnya, VW menjadi impor mobil terlaris di Amerika Serikat.

Pada 1960, Pemerintah Jerman menjual 60 persen saham Volkswagen kepada publik. Dua belas tahun kemudian, Beetle melampaui rekor produksi 15 juta kendaraan di seluruh dunia

Foto yang diambil pada 24 Juni 2018 ini memperlihatkan sederet mobil VW Kodok yang berpartisipasi dari sebuah reli untuk meramaikan VW Beetle Day ke-23 di Bangalore, India. AFP/MANJUNATH KIRAN Foto yang diambil pada 24 Juni 2018 ini memperlihatkan sederet mobil VW Kodok yang berpartisipasi dari sebuah reli untuk meramaikan VW Beetle Day ke-23 di Bangalore, India.
Dengan desain Beetle yang relatif tidak berubah sejak 1935, menjadikan penjualan menurun pada awal 1970-an. VW bangkit kembali dengan memperkenalkan model Golf.

Pada 1998, perusahaan mulai menjual "New Beetle" yang memiliki desain lebih modern lagi dari pendahulunya.

Setelah hampir 70 tahun, lebih 21 juta unit diproduksi. VW asli terakhir diluncurkan di Puebla, Meksiko, pada 30 Juli 2003.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.