Rekam Video Porno di Gerbong Kosong, Staf Kereta di Jerman Dipecat

Kompas.com - 22/05/2019, 16:05 WIB
Ilustrasi pornografiThinkstock/AndreyPopov Ilustrasi pornografi

HALLE, KOMPAS.com - Seorang staf perempuan kereta dilaporkan kehilangan pekerjaannya setelah ketahuan merekam video porno di dalam gerbong di kawasan timur Jerman.

Staf yang diidentifikasi bernama Teresa W itu dilaporkan merekam video porno di gerbong yang sedang kosong sambil mengenakan seragam bersama aktor pria.

Baca juga: Sering Nonton Video Porno, Siswa SD dan SMP Perkosa Siswa SMA Hingga Melahirkan

Dilansir Daily Mail Rabu (22/5/2019), dalam video lain dilaporkan Teresa mengundang aktor pria itu ke kabin masinis di sebuah adegan erotis.

"Jadi temanku, aku telah menangkapmu. Kini, saya bakal memberikan hukuman kepada setiap penumpang yang ketahuan naik tapi tidak membayar," ujar Teresa di video.

Video yang dibuat perempuan 33 tahun asal Halle itu dikabarkan direkam di salah satu gerbong kereta yang beroperasi di Regional Saxony-Anhalt.

Berdasarkan pemberitaan media lokal, Teresa kemudian mengunggah video itu ke sebuah situs porno dengan judul Fare dodger caught on Lady Ashley's train.

Seperti dikutip Bild, Teresa membela diri. Dia bersikukuh video itu bersikap privat sehingga dia tidak membuatuhkan izin dari perusahaan tempatnya bekerja.

Namun juru bicara perusahaan pengelola kereta Jerman (DB) menyatakan mereka sudah mengawasi perilakunya dan menyatakan dia sudah dipecat dari jabatannya.

"Kami sama sekali tidak menoleransi perilakunya dan mengecamnya secara keras," kata juru bicara DB yang berkata, mereka kini tengah menyelidiki insiden tersebut.

"Pada dasarnya, sangat tidak diperbolehkan setiap pegawai DB untuk mengenakan pakaian kerja, peralatan, maupun fasilitas perusahaan bagi tujuan komersial," terang juru bicara itu.

Pada awal Mei ini, penumpang kereta Inggris terkejut ketika suara dari film porno mendapat diputar saat sistem pengumuman jalur South Western.

Baca juga: Jual Hard Disk Berisi Ribuan Video Porno, Pria Ini Ditangkap Polisi



Terkini Lainnya

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Sampaikan Dukacita, Erdogan Sebut Morsi sebagai Martir

Internasional
Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi Meninggal di Tengah Persidangan

Internasional
Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Ledakan Misterius Terjadi di Perbatasan China dan Korea Utara

Internasional
Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Dilanda Kekeringan, Namibia Bakal Jual 1.000 Satwa Liar

Internasional
Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Diundang Kim Jong Un, Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara Pekan Ini

Internasional
Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Protes Kekerasan oleh Pasien, Ribuan Dokter di India Gelar Aksi Mogok

Internasional
Kisah Peluncuran 'Discovery STS-51G', Bawa Astronot Muslim Pertama

Kisah Peluncuran "Discovery STS-51G", Bawa Astronot Muslim Pertama

Internasional
Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Cadangan Uranium Iran Bakal Melebihi Batas pada 27 Juni

Internasional
Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Viral soal Pengendara Tertib Berlalu Lintas di India, Ini Penjelasannya

Internasional
Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Jumlah Hulu Ledak Nuklir di Dunia Dilaporkan Menurun tapi Lebih Modern

Internasional
Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam 'Halal' di Hari Pembukaannya

Pemerintah Saudi Tutup Kelab Malam "Halal" di Hari Pembukaannya

Internasional
Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Otoritas Bangladesh Ubah Menu Sarapan di Penjara Setelah 200 Tahun

Internasional
Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Mencoba Trik Sulap Houdini, Pesulap Ini Malah Menghilang di Sungai

Internasional
Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Presiden Brasil: Kriminalisasi Homofobia Justru Rugikan Kaum Gay

Internasional
Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Gelar Misa Perdana di Gereja Notre Dame, Uskup Agung Paris Pakai Helm Putih

Internasional

Close Ads X