Polisi AS Kaget saat Perempuan Keluarkan Anak Buaya dari Celananya

Kompas.com - 08/05/2019, 16:37 WIB
Anak buaya ini dikeluarkan oleh seorang perempuan di Florida, AS, dari celananya. (Twitter/Charlotte County Sheriffs Office) Anak buaya ini dikeluarkan oleh seorang perempuan di Florida, AS, dari celananya. (Twitter/Charlotte County Sheriffs Office)

MIAMI, KOMPAS.com - Seorang perempuan di Florida, AS, menyimpan seekor buaya kecil di celananya dan mengeluarkan binatang itu ketika diberhentikan polisi.

Melansir dari ABC News, Selasa (7/5/2019), insiden itu terjadi ketika Wakil Sheriff wilayah Charlotte pada Senin sore menghentikan sebuah mobil pikap di Punta Gorda. Mobil tersebut diketahui melanggar rambu lalu lintas. 

Pengemudi bernama Michael Clemons mengatakan dia dan seorang penumpang di mobilnya, Ariel Machan-Le Quire sedang mengumpulkan katak dan ular di bawah jembatan layang.

Baca juga: Serba Serbi Hewan: Air Mata Buaya Bukan Sekadar Kiasan, Ini Nyata


Clemons mengizinkan polisi itu untuk menggeledah tas pada mobilnya dan menemukan 41 ekor kura-kura di tas punggung perempuan tersebut.

Polisi kemudian bertanya apakah ada barang lain yang dibawa oleh mereka.

Saat itulah petugas disuguhi pemandangan tidak biasa. Seekor anak buaya berukuran 30 cm dikeluarkan dari celana perempuan itu.

"Tidak mau kalah dengan #FloridaMan, seorang #FloridaWoman menarik buaya ini keluar dari celananya," kicau Charlotter County Sheriff di Twitter.

"Itu terjadi ketika ditanya pertanyaan standar soal 'Apakah kalian punya hal lain?'," lanjutnya.

Sebagai informasi, negara bagian di AS ini dalam beberapa tahun terakhir memperoleh reputasi atas kejahatan dan pelanggaran yang aneh.

Hal itu memunculkan akun media sosial populer bernama Florida Man yang menyoroti berbagai masalah.

Baca juga: Serba Serbi Hewan: Bisakah Buaya Memanjat Pohon? Ini Kata Ahli

Juru bicara komisi Konservasi Ikan dan Margasatwa Florida menyatakan, hewan-hewan reptil itu telah disita dan dilepaskan.

Florida merupakan rumah bagi lebih dari 1 juta buaya dan reptil lain yang dilindungi.

Tindakan membunuh, melukai, menangkap, atau memiliki buaya tanpa izin di negara bagian itu adalah ilegal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP,ABC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X