25 Negara Janjikan Beri Bantuan untuk Venezuela

Kompas.com - 15/02/2019, 14:21 WIB
Situasi di Jembatan Interasional Tienditas yang menghubungkan Venezuela dengan Cucuta, Kolombia. Jembatan itu diblokade menggunakan kontainer untuk menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Venezuela. AFP / RAUL ARBOLEDASituasi di Jembatan Interasional Tienditas yang menghubungkan Venezuela dengan Cucuta, Kolombia. Jembatan itu diblokade menggunakan kontainer untuk menghalangi masuknya bantuan kemanusiaan ke Venezuela.

WASHINGTON, KOMPAS.com - Sebanyak 25 negara disebut telah menjanjikan untuk memberikan bantuan kepada Venezuela yang kini dilanda krisis.

Jumlah bantuan yang dijanjikan tersebut mencapai total 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,4 triliun.

"Hari ini, sebanyak 25 negara, yang bersatu dalam Konferensi Bantuan Kemanusiaan Mendukung Venezuela yang diselenggarakan OAS (Organisasi Negara-negara Amerika) menjanjikan bantuan senilai 100 juta dollar AS," tulis Penasehat Keamanan Nasional AS, John Bolton dalam akun Twitter-nya, Kamis (14/2/2019).

Baca juga: Brasil Setuju Tampung Berton-ton Bantuan Kemanusiaan untuk Venezuela

Menurut David Smolanksy, selaku koordinator kelompok kerja OAS untuk migrasi dan pengungsiVenezuela, uang bantuan tersebut akan langsung diserahkan ke pusat pengumpulan bantuan yang didirikan di perbatasan Venezuela dengan Kolombia dan Brasil, serta di Pulau Curazao di Karibia.

Disampaikan perwakilan ketua Majelis Nasional Venezuela Juan Guaido, Carlos Vecchio, saat ini prioritasnya adalah mendapatkan bantuan untuk Venezuela selambatnya pada 23 Februari, atau sebulan setelah Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden interim.

Antara Guaido dengan Presiden Nicolas Maduro saat ini sedang terlibat perseteruan tentang penerimaan bantuan asing ke Venezuela.

Maduro menilai masuknya bantuan asing akan menjadi panggung untuk intervensi militer AS, sehingga dia memerintahkan militer Venezuela untuk memblokade jembatan internasional Tienditas yang menjadi jalur masuk bantuan.

Konferensi Bantuan Kemanusiaan Mendukung Venezuela yang diselenggarakan OAS pada Kamis digelar atas permintaan Sekjen Luis Almagro.

Namun di dalam OAS sendiri, dari 34 negara anggota yang menandatangani deklarasi mengakui Guaido sebagai presiden sementara hanya sebanyak 16 negara.

Baca juga: Belanda Siap Bangun Pusat Bantuan Kemanusiaan untuk Venezuela di Karibia

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber AFP
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X