Restoran Ini Larang Anak di Bawah 14 Tahun Masuk Setelah Pukul 17.00

Kompas.com - 05/09/2018, 13:28 WIB
Restoran Omas Kuche yang terletak di Jerman ini merilis peraturan yang melarang anak di bawah usia 14 tahun untuk masuk setelah pukul 17.00. Omas Kuche via Oddity CentralRestoran Omas Kuche yang terletak di Jerman ini merilis peraturan yang melarang anak di bawah usia 14 tahun untuk masuk setelah pukul 17.00.

BINZ, KOMPAS.com - Sebuah restoran di Binz, Jerman, menuai kecaman karena menerbitkan peraturan yang melarang anak-anak untuk masuk.

Oddity Central memberitakan Selasa (4/9/2018), restoran bernama Oma's Kuche (Dapur Nenek) melarang anak usia di bawah 14 tahun masuk selepas pukul 17.00.

Sang pemilik, Rudolf Marki, berujar dia telah memikirkan untuk memasang peraturan tersebut sejak lama karena tak tahan dengan perilaku anak-anak.

Baca juga: Beri Ulasan Buruk Soal Restoran, Rumah Perempuan Ini Ditembaki

Marki mengatakan, perilaku anak-anak dan orangtua mereka semakin buruk dari tahun ke tahun sehingga membuatnya memasang papan larangan di depan pintu masuk.

Dia memberi contoh anak-anak sering menjatuhkan taplak meja, memecahkan gelas wine, maupun berlarian di sekitar pramusaji yang sedang membawa nampan makanan.

Orangtua mereka kadang tidak memperhatikan, bahkan ada yang tersenyum dengan ulah mereka. Puncaknya tatkala anak itu merusak properti restoran.

"Kami mendirikan tempat ini tidak untuk membesarkan anak-anak. Melainkan memberi kepuasan kepada para tamu," kata Marki dilansir DPA.

Komentar Marki mendapat tanggapan dari acting Kepala Kantor Anti-diskriminasi Jerman Bernhard Franke.

Kepada n-tv, Franke mempertanyakan keputusan Marki melarang anak berusia di bawah 14 tahun untuk masuk restoran meski hanya beberapa jam.

Dia mengklaim seharusnya pemilik restoran mempunyai alasan kuat mengapa melarang orang tertentu. Argumen keributan yang mengganggu pengunjung lain tak bisa diterima.

Marki membalas dengan membantah dia melakukan diskriminasi. Dia menjelaskan larangan itu bukan untuk menghukum anak-anak.

Namun para orangtua yang dianggap tak bisa mengendalikan buah hati mereka dengan baik. Dia ingin Oma's Kuche menjadi tempat yang damai bagi pengunjung.

"Dan kedamaian itu jelas tak bisa diwujudkan dengan anak-anak berlarian dan membuat kekacauan di sana-sini," tegas dia.

Baca juga: Tampilkan Tarian Erotis, Restoran Seafood Terancam Ditutup



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X