Hari Ini dalam Sejarah: Mobil Tenaga Surya Pertama di Dunia Dipamerkan - Kompas.com

Hari Ini dalam Sejarah: Mobil Tenaga Surya Pertama di Dunia Dipamerkan

Kompas.com - 31/08/2018, 11:40 WIB
Mobil mini bertenaga surya pertama SunmobileDok. Wikipedia.org Mobil mini bertenaga surya pertama Sunmobile

KOMPAS.com - Hari ini 63 tahun lalu, tepatnya 31 Agustus 1955, seorang peneliti, William G. Cobb memamerkan mobil tenaga surya pertama di pameran otomotif General Motors Powerama yang diadakan di Chicago, Amerika Serikat.

Mobil tersebut dipamerkan melalui salah satu perusahaan mobil asal Amerika, Generals Motors (GM).

Uniknya, GM memamerkan mobil itu dalam ukuran kecil, sekitar 15 inchi. Dengan ukuran sekecil itu, bahkan tak bisa dinaiki oleh anak kecil.

Mobil yang diberi nama "Sunmobile" itu menggunakan tenaga yang berasal dari sinar matahari yang diolah menjadi listrik dengan sebuah papan kecil di bagian atas mobil.

Pada kesempatan itu, Cobb menunjukkan dan memperkenalkan mobil itu kepada lebih dari 2 juta pengunjung yang hadir.

Melihat penemuan Cobb, mereka yang hadir takjub karena kala itu motor menggunakan bahan bakar minyak.

Cobb mendesain mobil itu dengan 12 panel surya yang berasal dari sel fotovoltaik berbahan selenium.

Sel-sel surya terhubung secara paralel dan mengubahnya menjadi listrik saat matahari mengenai panel surya itu.

Mesin kecil Sunmobile mampu menghasilkan kecepatan sampai 2.000 rpm (rotasi permenit) dan berlari pada 1,5 volts.

Energi motor akan disalurkan melalui poros belakang dengan katrol ke roda mobil yang akan menggerakkan mobil ke depan.

Untuk bodi mobil, terdiri dari beberapa bagian yang bagian tengahnya dilubangi untuk menopang sasis. Ada motor listrik dan sektor penggerak yang terdiri dari roda gigi.

Sementara, ban berukuran 1,5 inci terbuat dari bahan karet. Mobil kecil ini menjadi representasi untuk menunjukkan bahwa energi matahari berguna di masa depan.

Pada 1962, tercipta mobil surya pertama yang bisa dinaiki manusia. Mobil ini dikembangkan oleh perusahaan International Rectifier Company, menggunakan 10.640 panel surya yang terletak pada atap mobil.

Pada perkembanganya, mobil itu kurang mendapatkan respons karena konsumen lebih menyukai mobil berbahan bakar minyak.

Hampir setengah abad setelah Cobb memperkenalkan Sunmobile ke dunia, mobil tenaga surya belum sepenuhnya berkembang.

Kompetisi-kompetisi mobil surya diadakan dengan kreasi-kreasi baru untuk menunjukkan perkembangan penemuan pertama itu.

Pada era 1990-an, sekelompok mahasiswa Amerika mulai merancang dan membangun mobil tenaga surya sebagai langkah dari penemuan Cobb.

Mahasiswa mempromosikan pemahaman yang besar akan teknologi matahari serta manfaat lingkungan yang lebih besar.

Pada awal 2009, Toyota menciptakan Prius, sebuah kendaraan hibrid dengan tenaga listrik/bensin sebagai bahan bakarnya. Mobil ini bisa dicas dengan listrik yang berasal dari panel sel surta yang terpasang di atas rumah.

Akhirnya, semua produsen mobil berlomba-lomba untuk mengembangkan mobil bertenaga surya.

Pada 2014, Ford bisa mengembangkan mobil ini bernama C-Max Solar Energi Concept dengan dilengkapi panel surya pada bagian atapnya.

Panel surya yang dipasang di mobil itu memiliki lensa frenel yang berfungsi seperti kaca pembesar agar energi matahari ini dapat terkumpul dengan lebih efisien.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X