Kompas.com - 13/08/2018, 15:27 WIB

SEATTLE, KOMPAS.com - Otoritas penerbangan Seattle, Amerika Serikat (AS), membeberkan fakta pelaku yang mencuri pesawat maskapai Horizon Air tak punya lisensi.

Richard Russell mencuri pesawat turboprop Bombardier Dash Q400 di Bandara Internasional Seattle-Tacoma Jumat (10/8/2018).

Pesawat itu lepas landas pukul 20.00 waktu setempat, dan terbang sekitar 1,5 jam dengan diikuti dua jet tempur F-15.

Baca juga: Pesawat yang Dicuri Karyawan Maskapai dari Bandara Seattle Terjatuh

Pesawat berisi 76 kursi tersebut jatuh di Pulau Ketron yang berjarak 65 kilometer dari bandara. Russell dinyatakan tewas dalam insiden tersebut.

Dilansir New York Times Minggu (12/8/2018), Russell sebelumnya sempat ditanyai petugas lalu lintas udara bagaimana dia bisa menerbangkan pesawat.

"Saya bermain video game," kata Russell. "Jadi, Anda tahu, saya memahami apa yang saya lakukan meski sedikit," lanjut pria 29 tahun itu.

Ryan Barclay, pendiri simulasi penerbangan Fly Away Simulation berujar, dari belajar simulasi, seseorang bisa menerbangkan pesawat.

Namun, menerbangkan pesawat kompleks seperti Q400 membutuhkan lebih banyak latihan praktik disertai pengawasan instruktur berpengalaman.

Richard McSpadden, Direktur Eksekutif Institut Keselamatan juga berkata, seseorang harus mendapat rekomendasi instruktur sebelum menerbangkan Q400.

Baca juga: Sebelum Jatuh, Pesawat Curian di AS Sempat Dikejar Dua Jet F-15

Karena itu, sejumlah pengamat penerbangan maupun instruktur mengaku kaget ketika Russell berhasil menerbangkan pesawat itu tanpa kendala mogok.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.