Inilah 6 Tempat dengan Waktu Puasa Terpanjang di Dunia - Kompas.com

Inilah 6 Tempat dengan Waktu Puasa Terpanjang di Dunia

Kompas.com - 17/05/2018, 13:43 WIB
Ilustrasi tidak makanMaleWitch Ilustrasi tidak makan

KOMPAS.com — Bulan Ramadhan telah tiba, umat Muslim di berbagai belahan dunia melaksanakan salah satu kewajiban Rukun Islam ini.

Tahun ini, bulan Ramadhan jatuh pada musim panas sehingga membuat rentang waktu puasa menjadi lebih lama, terutama di belahan utara Bumi.

1. Greenland

Pulau terbesar di dunia ini terletak di antara Atlantik Utara dan Samudra Artik. Alhasil, pada musim panas ini umat Muslim yang tinggal di Greenland harus berpuasa selama 21 jam setiap harinya.

Baca juga: Di Mana Wilayah Indonesia yang Mengalami Puasa Terlama?

Setelah berbuka puasa, mereka hanya memiliki waktu 2 jam untuk mempersiapkan santap sahur.

Tak hanya itu, dalam rentang awaktu 2 jam itu mereka juga harus menunaikan shalat Maghrib dan Isya.

2. Norwegia

Norwegia terletak di Semenanjung Skandinavia tak jauh dari Lingkar Kutub. Negara yang berbatasan dengan Swedia, Finlandia, dan Rusia ini sering disebut sebagai "Tanah Matahari Tengah Malam".

Bagi umat Muslim di sini, berpuasa selama Ramadhan menjadi tantangan tersendiri. Sebab, menahan lapar dan haus selama 20 jam bukanlah hal yang mudah dijalani.

3. Finlandia

Rovaniemi, salah satu kota di negeri ini, terletak di wilayah yang ekstrem karena pada musim panas matahari berpotensi bersinar selama 24 jam.

Kondisi ini menimbulkan masalah tersendiri bagi umat Muslim yang berpuasa seperti Shah Jalal Miah Masud.

Baca juga: Bukti Bumi Bulat, Burj Khalifa Punya 3 Zona Waktu Puasa

"Sulit untuk berpuasa sesuai dengan waktu Finlandia dan amat melelahkan. Namun, bagi saya ini menyenangkan karena bisa mengamati hari-hari yang panjang selama Ramadhan di Finlandia," kata Masud.

Secara umum, umat Muslim Finlandia harus berpuasa selama 20 jam hingga matahari terbenam sekitar pukul 23.00.

4. Inggris

Umat Muslim Inggris harus menjalankan ibadah puasa selama sekitar 19 jam sepanjang bulan Ramadhan.

Alhasil, umat Muslim Inggris hanya akan memiliki waktu sekitar 5 jam antara berbuka puasa hingga santap sahur.

Jeda waktu yang terlalu pendek jika dibandingkan dengan bagian lain dunia seperti Timur Tengah dan Asia Tenggara.

Baca juga: Durasi Puasa di Dunia, Argentina Terpendek dan Finlandia Terpanjang

Dewan Eropa bagian Fatwa dan Penelitian sedang memperlajari beberapa masalah terkait waktu puasa saat waktu siang hari menjadi sangat panjang.

Pada 2014, Masjid Raya London menerbitkan kalender Ramadhan yang menetapkan waktu shalat subuh pukul 02.00, sedangkan shalat Maghrib dan untuk waktu berbuka puasa pukul 21.25 waktu setempat.

5. Maroko

Ramadhan di Maroko identik dengan siang yang panjang dan panas sebelum tiba di waktu berbuka puasa pada malam hari.

"Menjadi sebuah keberhasilan tersendiri jika berhasil menunaikan Ramadhan selama sebulan dengan menahan nafsu makan, minum, dan merokok," kata Rahma, seorang mahasisiwi.

Waktu untuk berbuka puasa di Maroko yaitu pukul 19.31 dan sahur pukul 03.38 pagi. Berarti berpuasa di Maroko memerlukan waktu 16 jam sehari.

6. Hong Kong

Musim panas sekaligus Ramadhan di Hong Kong merupakan pengalaman yang berbeda. Wahyu, seorang Muslim, mengisahkan pengalamannya berpuasa di negeri itu.

"Hari pertama di Hong Kong, cuaca panas walaupun sudah menjelang malam hari. Imbasnya, warga Hong Kong mengakalinya dengan menggunakan pakaian minim," kata Wahyu.

Baca juga: Acara Berbuka Puasa di Gereja Menuai Pujian Netizen

Sebagai negara dengan jumlah umat Muslim sangat sedikit, maka di bulan Ramadhan warga Hong Kong tetap makan dan minum seperti biasa.

Waktu imsyak di Hong Kong rata-rata adalah pukul 04.14 waktu setempat dan tanpa diiringi azan subuh.

Sementara, waktu berbuka datang pada pukul 17.14 atau satu jam lebih lama jika dibandingkan di Indonesia. Sehingga puasa di Hongkong rata-rata berlangsung selama 15jam.


 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X