Bersiap Demo Jumat, Rumah Sakit Gaza Paksa Pulangkan Pasien

Kompas.com - 06/04/2018, 11:58 WIB
Peserta aksi unjuk rasa mulai berkumpul di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan Israel, Jumat (30/3/2018). Aksi tersebut berakhir bentrok dan menewaskan belasan warga Palestina. AFP/SAID KHATIBPeserta aksi unjuk rasa mulai berkumpul di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan Israel, Jumat (30/3/2018). Aksi tersebut berakhir bentrok dan menewaskan belasan warga Palestina.

GAZA CITY, KOMPAS.com - Penduduk Palestina di perbatasan Israel bersiap untuk kembali menggelar demonstrasi pada Jumat (6/4/2018).

Diperkirakan bakal jatuh korban luka, rumah sakit di Jalur Gaza dilaporkan memutuskan untuk memulangkan paksa pasien mereka.

Dilansir Sky News Kamis (5/5/2018), Dokter Ayman Harb dari Rumah Sakit Aqsa berujar, dia terpaksa harus memulangkan sejumlah pasien dari pekan pertama demonstrasi.

Baca juga : Ancaman Penembakan Tak Goyahkan Protes Warga Palestina di Jalur Gaza

Padahal, Harb tengah merawat seorang remaja 19 tahun yang salah satu kakinya harus diamputasi.

"Kami membutuhkan banyak ruang untuk korban besok (Jumat)," tutur Harb. "Jadi, meski luka mereka serius, kami tetap butuh tempat tidurnya," lanjutnya.

Pekan lalu (30/3/2018), dilaporkan 18 orang pengunjuk rasa tewas dalam bentrokan dengan aparat Israel.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan terdapat 1.400 korban luka, dengan 757 di antaranya ditembak menggunakan peluru tajam.

Defile Besar untuk Kembali merupakan rangkaian aksi unjuk rasa selama enam pekan yang bakal mencapai puncak saat 14 Mei, atau Peringatan Nakba yang berarti Malapetaka.

Tanggal tersebut merupakan deklarasi berdirinya Negara Israel, tepatnya pada 14 Mei 1948.

Lebih dari 750.000 orang Palestina diusir keluar dari rumah mereka saat deklarasi tersebut. Demonstran menuntut agar para pengungsi bisa diizinkan kembali ke tanah mereka.

Baca juga : Hubungi Trump, Raja Salman Minta Percepatan Perdamaian Palestina



Sumber Sky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X