Kompas.com - 26/12/2017, 22:38 WIB
Kremlin via DEUTSCH WELLEKremlin
|
EditorAgni Vidya Perdana

MOSKWA, KOMPAS.com - Pemerintah Rusia menyatakan siap bertindak sebagai mediator antara Amerika Serikat dengan Korea Utara. Namun dengan syarat atas permintaan kedua negara.

Kremlin telah sejak lama meminta kepada kedua negara itu untuk duduk bersama dalam negosiasi dan mengurangi ketegangan akibat program nuklir dan misil Korea Utara.

"Rusia sangat siap untuk membuka jalan demi menurunkan ketegangan," ungkap juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dilansir Reuters.com, Selasa (26/12/2017).

Baca juga: Komisi Pemilu Rusia Tolak Pencalonan Diri Tokoh Oposisi Melawan Putin

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov telah meminta kepada Washington dan Pyongyang untuk segera memulai proses negosiasi, sekaligus menyampaikan pihaknya siap memfasilitasi.

"Rusia siap jika kedua pihak menginginkannya," kata Peskov mengutip kantor berita Rusia, Tass.

"Tidak mungkin jika permintaan untuk menjadi mediator hanya datang dari salah satu pihak. Karenanya dibutuhkan keinginan dari kedua belah pihak," tambahnya.

Proses perundingan antara kedua negara yang berselisih itu sulit tercapai lantaran masih adanya perbedaan pandangan.

Meski diplomat AS ingin dilakukan langkah diplomasi, namun Presiden Donald Trump secara tegas tidak akan melakukannya selama Pyongyang masih belum menyerah soal program nuklir dan misilnya.

Baca juga: Penguatan Alutsista, Rusia Prioritaskan Nuklir dan Tank



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X