Penguatan Alutsista, Rusia Prioritaskan Nuklir dan Tank

Kompas.com - 19/12/2017, 18:03 WIB
Sejumlah kapal perang dan helikopter militer Rusia dalam latihan di Semenanjung Crimea pada September 2016. Getty/IndependentSejumlah kapal perang dan helikopter militer Rusia dalam latihan di Semenanjung Crimea pada September 2016.
|
EditorArdi Priyatno Utomo

MOSKWA, KOMPAS.com - Rusia dilaporkan bakal mengumumkan finalisasi rencana program jangka panjang penguatan alat utama sistem persenjataan ( alutsista) hingga 2027 pekan ini.

Harian Kommersant, seperti dikutip Russian Today Senin (18/12/2017), melaporkan bahwa program ini seharusnya disahkan 2016.

Namun, Kremlin memutuskan untuk menundanya dikarenakan situasi ekonomi yang tak menentu.

Kini, Kommersant mewartakan pemerintahan Vladimir Putin tidak ingin menunggu lama dan bergantung pada stabilisasi ekonomi.

Kementerian pertahanan rencananya bakal mendapat anggaran sebesar 324 miliar dolar AS, atau sekitar Rp 4.400 triliun.

Baca juga : Militer Rusia Tempatkan Rudal Tercanggih di Kawasan Baltik

Anggaran itu bakal dihabiskan untuk memperkuat persenjataan nuklir nasional dan pengembangan senjata masa depan.

"Antara lain misil hipersonik, dan pembaharuan piranti keras angkatan darat," demikian laporan Kommersant dilansir oleh Russian Today.

Pembaharuan piranti keras angkatan darat tidak hanya mencakup sistem pertahanan udara.

Namun juga mengganti tank tempur utama (MBT) seperti T-90 dan T-14, serta kendaraan tempur (ranpur) taktis infanteri Kurganetsh.

Untuk anggaran nuklir, Rusia dikabarkan bakal fokus kepada peningkatan kemampuan rudal.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X