Gambar-gambar Terakhir Korban MH17 Dibuka untuk Keluarga

Kompas.com - 09/06/2017, 09:32 WIB
BBC Pesawat Malaysia Airlines MH17 yang jatuh pada Juli 2014 menewaskan seluruh 298 penumpang dan awaknya.

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Keluarga penumpang yang menjadi korban pesawat Malaysia Airlines MH17 diizinkan untuk melihat gambar terakhir orang-orang yang mereka kasihi, sebelum masuk ke pesawat.

MH17 adalah pesawat yang ditembak jatuh di wilayah udara Ukraina pada 2014 lalu.

Tim penyidik Belanda dan yayasan yang menangani para korban sudah mencapai kesepakatan untuk memperlihatkan rekaman kamera pengawas di Bandara Schiphol, Amsterdam.

Rekaman itu diambil pada 17 Juli 2014, beberapa jam menjelang pesawat lepas landas.

Pesawat Boeing 777 milik Malaysia Airlines itu ditembak jatuh di Ukraina timur pada hari yang sama dalam penerbangan ke Kuala Lumpur.

Sebanyak 298 penumpang -yang sebagian besar warga Belanda- serta awak pesawat, yang ada di dalam pesawat itu tewas.

"Kami memberi tahu kepada para keluarga korban bahwa kami sudah mencapai kesepakatan dengan kantor kejaksaan untuk memperlihatkan gambar-gambar itu," kata Evert van Zijtveld, Ketua Yayasan Korban MH17, seperti dikutip kantor berita AFP.

Dia menambahkan, para penyidik dan keluarga pertama-tama harus menyelesaikan masalah dalam undang-undang privasi Belanda, sebelum mendapat lampu hijau untuk melihatnya.

Rekaman gambar tersebut diambil dengan 34 kamera pengawas yang ada di aula keberangkatan Bandara Schiphol antara pukul 02.00 hingga 12.00 GMT.

"Gambar-gambar yang amat penting. Merupakan gambar-gambar terakhir dari para korban," tambah Van Zijtveld, yang kehilangan seorang putra, putri, dan mertua dalam penembakan tersebut.

"Melihat gambar-gambar itu akan membantu proses berduka," kata dia.

Namun hingga saat ini belum ditetapkan waktu untuk mengumpulkan keluarga guna melihat gambar-gambar tersebut.

"Tujuan kami adalah memberi kejelasan sebelum peringatakan MH17 pada 17 Juli mendatang," kata Jurubicara Kementerian Kehakiman dan Keamanan Belanda, Sentina van der Meer.

Bulan September lalu, tim penyidik yang dipimpin Belanda menyimpulkan bahwa rudal BUK -yang dibawa dari Rusia, ditembakkan dari sebuah lapangan di kawasan Ukraina yang dikuasai pemberontak pro-Rusia, menghantam pesawat itu.

Namun tim tidak mengungkapkan pihak mana yang menembakkan senjata itu.

Pemerintah Rusia berulang kali membantah keterlibatannya, walau tim tidak merujuk Moskow sebagai pemasok rudal BUK dan peluncurnya.

Baca: AS Sambut Hasil Investigasi yang Buktikan Rusia Dalang Penembakan MH17



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorGlori K. Wadrianto
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Bobol Atap, Bos Mafia Italia Rocco Morabito Kabur dari Penjara di Uruguay

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

[POPULER INTERNASIONAL] Kisah Manusia Pohon | Penampakan UFO Pertama

Internasional
Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Insiden Bangunan Runtuh di Kamboja, 2 Orang Selamat dari Reruntuhan

Internasional
Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Sedang Menjalankan Misi, 2 Jet Tempur Eurofighter Jerman Bertabrakan di Udara

Internasional
Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Terduga Otak Upaya Kudeta Etiopia Ditembak Mati

Internasional
'Manusia Pohon' Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

"Manusia Pohon" Bangladesh Ini Ingin Tangannya Diamputasi agar Terbebas dari Sakit

Internasional
Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Keok Dua Kali di Istanbul, Pesona dan Pengaruh Erdogan Memudar?

Internasional
Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Bahas Krisis Iran, Menlu AS ke Saudi Bertemu Raja Salman

Internasional
Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Baru 2 Minggu Bekerja, Karyawan Pabrik Sosis Ini Tewas Tersedot Mesin Pencampur Daging

Internasional
Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Laporan Pertama hingga Inspirasi Film, Fakta Unik Penampakan UFO

Internasional
Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Mahathir: Saya Tak Akan Menjabat Jadi PM Malaysia Lebih dari 3 Tahun

Internasional
Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Seekor Siput Kacaukan Sistem Kereta Api di Jepang Selatan

Internasional
China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

China Tak Akan Biarkan Isu Hong Kong Dibahas dalam KTT G20

Internasional
Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Trump: Jika Terserah Penasihat Saya, Kami Bisa Perang dengan Seluruh Dunia

Internasional
Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Ingin Gulingkan Pemerintah Vietnam, Pria AS Dihukum 12 Tahun Penjara

Internasional

Close Ads X