500 Batu Nisan di Pemakaman Yahudi Philadelphia Dirusak

Kompas.com - 27/02/2017, 10:31 WIB
Sejumlah orang bekerja sama membereskan batu-batu nisan di pemakaman Yahudi Mount Carmel yang dirusak orang-orang tak bertanggung jawab. DOMINICK REUTER / AFP Sejumlah orang bekerja sama membereskan batu-batu nisan di pemakaman Yahudi Mount Carmel yang dirusak orang-orang tak bertanggung jawab.
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebanyak 500 batu nisan, beberapa di antaranya berusia di atas 100 tahun, di sebuah pemakaman Yahudi di Philadelphia, AS dirusak.

Insiden ini merupakan yang terbaru dari serangkaian ancaman bom dan perusakan yang menimpa berbagai lembaga dan warga Yahudi di AS.

Seorang pemuka agama Yahudi setempat yang tak mau disebutkan namanya kepaa stasiun televisi WPVI mengatakan, batu-batu nisan yang dirusak itu berada di pemakaman Mount Carmel yang bersejarah.

Di pemakaman yang terletak di kawasan Wissinoming, sisi sebelah timur laut Philadelphia itu juga dimakamkan warga penganut kepercayaan Quaker dan Muslim.


"Kami mencoba tak bersikap sebagai korban, meski kondisi ini membuat kami sedih, tetapi kami berusaha tegar," ujar sang rabbi.

Perusakan makam ini diketahui setelah seorang warga New Jersey Aaron Mallin mengunjungi makam ayahnya pada Minggu (26/2/2017).

"Saya merasa sangat terpukul karena hal semacam ini bisa terjadi," kata Aaron kepada stasiun televisi WPVI.

Kepolisian setempat kini tengah melakukan investigasi untuk mencari pelaku perusakan tersebut.

Sementara, Liga Anti-Penistaan AS menawarkan hadiah uang 10.000 dolar AS bagi pemberi informasi terkait pelaku perusakan batu nisan tersebut.

Serangan ini terjadi hanya sepekan setelah aksi serupa menghancurkan lebih dari 100 batu nisan di pemakaman Yahudi di St Louis, Missouri.

Insiden itu memicu umat Muslim setempat menggelar kampanye penggalangan dana yang sukses mengumpulkan uang 100.000 dolar yang digunakan untuk perbaikan makam.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber AFP
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Pria di China Ini Gores Cat Mobil BMW Supaya Sang Ayah Membelikan

Internasional
Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Tentara Arab Saudi Diduga Jadi Pelaku Penembakan Pangkalan AL AS Pensacola, Raja Salman Bereaksi

Internasional
3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

3 Tewas dalam Penembakan di Pangkalan AL AS Pensacola, Pelaku Diduga Tentara Arab Saudi

Internasional
Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Ini Cara Indonesia Dorong Terwujudnya Demokrasi Inklusif di Dunia

Internasional
Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Indonesia dan Australia Sepakat Hormati Integritas Wilayah

Internasional
Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Iran Diam-diam Pindahkan Rudalnya ke Irak lewat Demonstrasi

Internasional
Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Seorang Wanita di Filipina Dipenggal dan Otaknya Dimakan

Internasional
Korea Utara Sebut Trump sebagai 'Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan'

Korea Utara Sebut Trump sebagai "Orang Tua dengan Gangguan Kecerdasan"

Internasional
4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

4 Pelaku Pemerkosaan Dokter Hewan di India Ditembak Mati Polisi, Publik Bersukacita

Internasional
Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Gadis 23 Tahun di India Dibakar Hidup-hidup oleh Pria yang Memerkosanya

Internasional
Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Junjung Demokrasi Inklusif, Ini Jalannya Bali Democracy Forum Ke-12

Internasional
Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Kakek Ini Diterkam Beruang Coklat, Hanya Tersisa Tangan dan Kaki

Internasional
Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Ketua DPR AS: Pemakzulan Trump Jalan Terus

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump 'Muka Dua'

[POPULER INTERNASIONAL] Jokowi Raih Penghargaan dari Media Singapura | PM Kanada Disebut Trump "Muka Dua"

Internasional
Dibilang 'Muka Dua', PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Dibilang "Muka Dua", PM Kanada Akui Bergosip soal Trump di Pertemuan NATO

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X