103 Orang Terluka akibat Kecelakaan Kereta Api di New York

Kompas.com - 05/01/2017, 08:53 WIB
Penumpang yang luka akibat kecelakaan kereta api dibawa dari stasiun Atlantic, Brooklyn, New York, Rabu 4/1/2017) pagi.
Associated PressPenumpang yang luka akibat kecelakaan kereta api dibawa dari stasiun Atlantic, Brooklyn, New York, Rabu 4/1/2017) pagi.
EditorPascal S Bin Saju

NEW YORK, KOMPAS.com – Sekitar 103 orang terluka akibat kereta api Long Island Rail Road menabrak potongan bagian kereta api yang tersisa di rel, dekat stasiun Atlantic, Brooklyn, New York, pada jam sibuk Rabu (4/1/2016) waktu setempat.

Petugas pemadam kebakaran New York, AS yang tiba di lokasi mengatakan bagian kereta api itu sepertinya merupakan pecahan bagian bawah kereta api.

Akibat terganjal potongan bagian kereta di rel tersebut membuat roda kereta api Long Island Rail Road terangkat dan namun tidak tergelincir, seperti dilaporkan Voice of America.

Berbeda dengan laporan media China, Xinhua, yang menyebutkan bahwa akibat tabrakan tersebut dua gerbong pertama kereta api itu tergelincir dari rel.


Gubernur New York, Andre Cuomo, mengatakan kereta api itu bergerak sangat lambat, sehingga tidak “tergelincir”.

Bbeberapa saksi mata mengatakan pada media setempat bahwa kereta api justru bergerak terlalu cepat ketika memasuki stasiun dan menabrak sesuatu di akhir jalur yang ditentukan sehingga menimbulkan suara benturan yang sangat kuat.

Gambar yang disiarkan oleh penumpang di media sosial memperlihatkan kedua gerbong pertama kereta tersebut agak miring keluar relnya. Pintu gerbong kereta itu rusak dan kacanya hancur.

Sekitar 600-700 penumpang berada di dalam kereta api ketika kecelakaan terjadi. Dari lebih dari 100 penumpang yang terluka, hanya ada 11 orang dilarikan ke rumah sakit.

Mereka yang menderita luka-luka adalah penumpang yang berdiri untuk bersiap turun di stasiun Atlantic, Brooklyn.

Otorita berwenang langsung diterjunkan ke lokasi untuk menyelidiki kecelakaan ini. Sementara para penumpang lainnya diturunkan di stasiun tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Izinkan Artis Masuk Kokpit dan Pegang Kendali Pesawat, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Internasional
Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Pemerintah Berencana Berlakukan Pajak WhatsApp, Warga Lebanon Gelar Unjuk Rasa

Internasional
Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Ledakan Bom di Masjid Afghanistan saat Shalat Jumat, 28 Jemaah Tewas

Internasional
Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Gara-gara Postingan Facebook, Pria Pakistan Ini Dijatuhi Hukuman Penjara 5 Tahun

Internasional
Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Kucingnya Dibunuh, Wanita di Rusia Mutilasi Teman Serumah

Internasional
Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Qantas Uji Coba Penerbangan Langsung Terlama dari New York ke Sidney selama 19 Jam

Internasional
Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Ubah Kota di Meksiko Jadi Medan Perang, Anak Gembong Narkoba El Chapo Dibebaskan

Internasional
Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Pembunuh Pacar yang Jadi Penyebab Demonstrasi Hong Kong Setuju Kembali ke Taiwan

Internasional
Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Hilang 2 Tahun Lalu, Kotak Hitam Jet Tempur Milik Angkatan Udara Taiwan Baru Ditemukan

Internasional
Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat', Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Kasus Keluarga Belanda Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat", Pria Austria yang Ditahan Mengklaim Lebih Hebat dari Yesus

Internasional
Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Anak Gembong Narkoba El Chapo Ditahan, Polisi Meksiko Baku Tembak dengan Pria Bersenjata

Internasional
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB

Internasional
Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Diawasi Putin, Rusia Gelar Uji Coba 3 Sistem Rudal Balistik Antarbenua

Internasional
Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu 'Hari Kiamat'

Polisi Belanda Tahan Ayah Keluarga yang Bersembunyi Menunggu "Hari Kiamat"

Internasional
Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Ketika Trump Bandingkan Kurdi Suriah dan Turki seperti Anak Kecil

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X