Kompas.com - 22/12/2016, 20:18 WIB
Sejumlah warga mengungsi dari kawasan yang dikuasai oposisi di Aleppo timur menuju tempat yang sudah direbut kembali oleh pasukan pemerintah Suriah, Selasa (13/12/2016). AFPSejumlah warga mengungsi dari kawasan yang dikuasai oposisi di Aleppo timur menuju tempat yang sudah direbut kembali oleh pasukan pemerintah Suriah, Selasa (13/12/2016).
EditorPascal S Bin Saju

GENEVA, KOMPAS.com - Lebih dari 4.000 pejuang oposisi atau oposan telah dievakuasi dari Aleppo timur menuju wilayah yang masih dalam kendali oposisi.

Komite Internasional Palang Merah (ICRC), Kamis (22/12/2016), melaporkan, evakuasi tersebut merupakan bagian dari kesepakatan antara ICRC dengan Bulan Sabit Merah Suriah.

Sepanjang malam antara Rabu (21/12/2016) dan Kamis (22/12/2016), dalam satu babak terakhir evakuasi, lebih dari 4.000 gerilyawan telah dievakuasi, seperti dilaporkan Reuters.

Mereka dievakuasi "dengan menggunakan mobil pribadi dan pikap, dari Aleppo timur menuju wilayah pinggiran Aleppo barat, sesuai kesepakatan para pihak yang bertikai," kata juru bicara ICRC, Krista Armstrong.

Evakuasi tersebut menambah panjang deretan jumlah warga yang telah berhasil dievakuasi dari Aleppo timur.

Setidaknya sudah 34.000 orang telah dievakuasi dari distrik-distrik terkait wilayah itu, sepanjang sepekan terakhir.

 “Upaya pemindahan para pejuang (oposisi) itu sempat terhalang oleh angin dan salju besar,”  kata Armstrong.

"Evakuasi ini akan terus kami lakukan sepanjang hari dan malam dan mungkin akan berlanjut sampai besok (Jumat, 23/12/2016). Ribuan gerilyawan lain masih menunggu untuk dipindahkan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X