Tak Cukup Bukti, Tersangka Pelaku Teror Truk di Berlin Dibebaskan

Kompas.com - 21/12/2016, 09:53 WIB
Sejumlah ambulan berjaga di sekitar lokasi serangan teror truk di pusat Kota Berlin, dekat Gereja Gedächtniskirche, Senin (19/12/2016).  ODD ANDERSEN / AFPSejumlah ambulan berjaga di sekitar lokasi serangan teror truk di pusat Kota Berlin, dekat Gereja Gedächtniskirche, Senin (19/12/2016).
EditorGlori K. Wadrianto

BERLIN, KOMPAS.com - Kepala Kantor Kejaksaan Federal Jerman membebaskan seorang pria Pakistan, yang sempat menjadi tersangka dalam aksi serangan truk di bazar Natal di Kota Berlin, Senin waktu setempat.

Otoritas penegak hukum tersebut mengaku tak memiliki bukti kuat atas keterlibatan pencari suaka itu dalam kasus yang menelan 12 korban jiwa tersebut.

Baca: Pelaku Teror Truk di Berlin adalah Pencari Suaka di Jerman

Sejumlah pejabat di Jerman mengatakan, teroris yang hingga kini belum diketahui identitasnya, mencuri truk dan kemudian dengan sengaja menerjang pasar di luar gereja terkenal, Kaiser Wilhelm Memorial Church.

Dalam konferensi pers di Berlin, Selasa (20/12/2016), Jaksa Federal Peter Frank mengatakan serangan itu jelas merupakan tindakan yang disengaja.

"Asumsinya ini berlatar belakang terorisme. Ini terlihat dari cara pelaksanaannya yang mirip kejadian di Nice, Perancis," kata dia.

Baca: Teroris ISIS Klaim Teror Truk di Berlin, Otoritas Jerman Ragukan Tersangka

"Ini mencakup sasaran-sasaran penting dan sangat simbolis, yakni bazar Natal. Modus operandinya setidaknya di masa lalu mencerminkan seruan-seruan serangan oleh organisasi teroris," kata Frank lagi.

Para saksi mata mengatakan, truk itu yang dikemudikan dengan kecepatan melebihi 60 kilometer per jam ketika menerobos ke dalam pasar.

Pihak berwenang pun mengatakan truk itu dipenuhi muatan balok baja.

Kanselir Jerman Angela Merkel, Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier, dan Menteri Dalam Negeri Thomas de Maiziere berkunjung ke lokasi serangan itu.

Setelah itu, Merkel menandatangani buku belasungkawa.

Baca: Darah Berceceran, Puluhan Korban Tersungkur di Jalan...

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X