Jumlah Ayam Tak Sebanyak di Iklan, Wanita Ini Gugat KFC Rp 262 Miliar

Kompas.com - 24/10/2016, 07:36 WIB
Ilustrasi ABCIlustrasi
EditorErvan Hardoko

NEW YORK, KOMPAS.com - Anna Wurtzburger, perempuan asal New York ini sangat menyukai ayam goreng buatan Kentucky Fried Chicken (KFC), sehingga dia sudah membayangkan kelezatannya saat membeli "seember" ayam goreng dari KFC.

Namun, Anna sangat kecewa karena paket "ember" yang dibelinya dengan harga 20 dolar AS atau sekitar Rp 262.000 itu tidak memuaskan hatinya, karena menurut dia jumlahnya tak sesuai seperti yang disampaikan dalam iklan.

"Saya pulang ke rumah dan melihat jumlah ayamnya sangat sedikit. Padahal seharusnya paket itu bisa disantap dua kali," ujar Anna kepada harian The New York Post, Sabtu (22/10/2016).

"Dalam iklan KFC mengatakan paket ini bisa untuk memberi makan seluruh keluarga. Dalam iklan mereka menampilkan ember dengan ayam yang berlimpah," ujar perempuan berusia 64 tahun itu.

"Tapi saya hanya mendapatkan setengahnya saja! Iklannya salah dan ayam ini tak bisa memberi makan seluruh keluarga. Jumlahnya sedikit dan ayamnya kecil," tambah dia.

Merasa tak puas, Anna kemudian menelepon kantor pusat KFC di Georgia untuk menyampaikan keluhan.

Anna mengatakan, staf KFC hanya menyebut dalam iklan mereka memperlihatkan ayamnya agar publik bisa melihat jelas apa yang akan mereka beli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika kalian ingin publik melihat ayam buatan kalian, taruh di piring. Semua omong kosong, saya berharap mendapatkan apa yang kalian iklankan," tambah Anna.

Merasa tak pusa dengan perlakuan KFC, Anna kemudian menyewa pengacara dan memasukkan gugatan menuntut agar KFC mengubah iklannya.

Apalagi, sebagai seorang pensiunan pegawai negeri, Anna kini menggantungkan hidupnya dari dana keamanan sosial. Sehingga menurut dia, menyantap ayam goreng KFC merupakan sebuah kemewahan.

Kini Anna menuntut uang kompensasi sebesar 20 juta dolar AS atau lebih dari Rp 262 miliar. Namun, KFC menganggap gugatan perempuan itu sama sekali tak berdasar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.