Kompas.com - 17/07/2016, 19:31 WIB
Truk lori yang digunakan dalam serangan teror di Nice, Perancis selatan, Kamis (14/7/2016) malam. Associated PressTruk lori yang digunakan dalam serangan teror di Nice, Perancis selatan, Kamis (14/7/2016) malam.
EditorBayu Galih

NICE, KOMPAS.com - Seorang pria dan seorang perempuan ditangkap di kota Nice terkait serangan truk di hari nasional Bastille. Hal ini diungkap sumber aparat hukum Perancis.

Penangkapan terhadap dua orang ini membuat jumlah orang yang ditahan terkait serangan Nice menjadi tujuh orang.

Lebih dari 80 orang tewas setelah seorang pria Tunisia, Mohamed Lahouaiej-Bouhlel, menabrakkan truknya terhadap kerumunan orang pada Kamis lalu.

Lahouaiej-Bouhlel sendiri telah tewas ditembak oleh polisi ketika truk yang dikendarainya akhirnya berhasil dihentikan.

Mereka yang ditahan oleh polisi Prancis termasuk mantan istri Lahouaiej-Bouhlel. Adapun satu orang lainnya dikatakan sebagai kawan dekat pelaku penyerangan yang belum diketahui identitasnya.

Siapkan serangan

Sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan kepada Kantor berita AFP bahwa sang pelaku telah mengunjungi lokasi serangan dua hari sebelumnya untuk mempersiapkan serangan.

Sumber dari aparat keamanan Tunisia mengatakan kepada BBC bahwa dia sering mengunjungi Tunisia, dan terakhir kali delapan bulan lalu.

Belum diketahui apakah dia dilatih di Suriah atau mendapat bantuan pihak tertentu untuk merencanakan serangan itu.

Kelompok militan yang menamakan diri Negara Islam atau disebut ISIS mengklaim bahwa serangan truk itu dilakukan oleh salah seorang pengikutnya.

Sebelumnya, pemerintah Prancis menyatakan bahwa mereka membutuhkan sekitar 12,000 polisi cadangan untuk melakukan pengamanan sebagai antisipasi terhadap serangan susulan.

Presiden PrancisFrancois Hollande telah menyebut serangan truk di kota Nice sebagai serangan teroris.

Para pejabat mengatakan penyidik akan berusaha untuk mencari tahu apakah Tunisia memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok ekstrimis.

Kompas TV Tak Ada Jam Malam yang Diberlakukan di Nice
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.