Kompas.com - 12/07/2016, 16:05 WIB
EditorErvan Hardoko

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah China memperketat aturan terkait pembelian, produksi dan penjualan hewan-hewan yang terancam punah sebagai upaya untuk memberantas perdagangan ilegal.

Dua tahun lalu pemerintah China sudah menerbitkan aturan ini, tetapi hanya mengatur larangan untuk mengonsumsi daging hewan langka. Pelanggarnya terancam hukuman penjara hingga 10 tahun.

Namun, mulai 1 Januari 2017, hukuman juga akan dijatuhkan kepada mereka yang menjual atau membeli hewan langka yang dilindungi negara untuk dikonsumsi. Demikian dikabarkan kantor berita Xinhua.

Yue Zohnming, anggota Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional (NCP), mengatakan, perubahan undang-undang ini juga mengatur larangan perburuan, penjualan dan pembelian hewan-hewan langka.

Selain itu, undang-undang tersebut juga melarang penggunaan hewan-hewan itu untuk keperluan lain di luar tujuan riset, pengembangbiakan dan penelitian populasi.

Undang-undang baru ini juga mengharuskan pemerintah untuk meninjau kembali daftar hewan-hewan yang dilindungi setiap lima tahun sekali.

Yue menambahkan, evaluasi kembali ini berarti beberapa spesies seperti rusa tutul yang dibiakkan dalam penangkaran, bisa dicoret dari daftar hewan langka tersebut.

Aturan baru ini juga memungkinkan pemerintah melakukan klasifikasi ulang terkait katagori hewan yang terancam punah seperti lumba-lumba tak bersirip (Neophocaena phocaenoides) yang seharusnya menjadi salah satu hewan yang paling dilindungi negara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.