Kompas.com - 18/12/2015, 16:08 WIB
Enrique Marquez SMHEnrique Marquez
|
EditorEgidius Patnistik
SAN BERNARDINO, KOMPAS.com   Pihak berwenang Amerika Serikat menahan Enrique Marquez, teman dari Syed Rizwan Farook dan Tashfeen Malik. Farook dan Malik adalah pelaku penembakan mematikan di San Bernardino, California, pada awal bulan ini.

Marquez (24 tahun) ditahan dengan pasal berkonspirasi memberikan bantuan material untuk melancarkan serangan terorisme. Ia didakwa telah membeli dan memasok senjata api yang digunakan pasangan suami istri itu untuk melakukan aksi terornya.

“Walaupun akhirnya rencana ini tidak dijalankan, Marquez telah melakukan tindakan kriminal di mana senjata yang dibelinya telah dipakai Farook dan Malik untuk menembak mati 14 orang dan melukai sejumlah orang lainnya,” kata Jaksa Eileen Decker.

Sejauh ini, Jaksa mengatakan belum ada bukti yang menunjukkan Marquez mengetahui atau terlibat dalam penembakan yang terjadi pada 2 Desember lalu itu. Perannya diyakini hanya sebatas memasok senjata kepada pelaku tanpa mengetahui kapan dan di mana pelaku berencana melakukan aksinya.

Dua pria ini pertama kali bertemu tahun 2005 ketika mereka hidup bertetangga di kota Riverside yang masih berada di California.

Farook dilaporkan kemudian memperkenalkan ideologi radikal kepada Marquez.

Perlahan-lahan pemuda ini pun mulai rutin menghabiskan waktunya di rumah Farook, mendengarkan “ceramahnya”, dan menonton video-video mengenai ekstremisme.

Dia lalu berganti agama tahun 2008.

Mereka semakin akrab dan mulai menyusun rencana teror.

Marquez dalam pengakuannya menyatakan, dia bersama dengan Farook berencana melakukan serangan teror massal di sejumlah titik, seperti jalan tol dan tempat keramaian di San Bernardino.

Marquez sepakat untuk membeli senjata api karena penampilan fisiknya akan lebih memudahkan untuk memperoleh senjata dibandingkan dengan Farook yang memiliki penampilan Timur Tengah. Dia juga membeli sejumlah bahan peledak lainnya yang dipakai untuk persiapan merakit bom.



Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X