Hamas Bertekad Meneruskan Pertempuran Melawan Israel

Kompas.com - 03/08/2014, 03:24 WIB
Seorang warga Gaza mendorong sepedanya melintasi puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan militer Israel yang sudah memasuki hari ke-16. MAHMUD HAMS / AFPSeorang warga Gaza mendorong sepedanya melintasi puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan militer Israel yang sudah memasuki hari ke-16.
EditorErvan Hardoko
GAZA CITY, KOMPAS.com - Kelompok Hamas yang menguasai Jalur Gaza, Sabtu (2/8/2014), menegaskan akan terus bertempur melawan pasukan Israel yang sudah menewaskan 1.670 warga Palestina itu.

"Kami akan terus melawan pasukan Israel hingga tujuan kami tercapai," kata juru bicara Hamas, Fawzi Barhum.

Pernyataan Hamas ini muncul tak lama setelah PM Israel Benyamin Netanyahu berpidato yang isinya mengklaim bahwa pasukan negeri itu sudah memberikan "pukulan telak" untuk Hamas sejak operasi militer digelar 8 Juli lalu.

"Netanyahu sedang kebingungan. Artinya dia serang menghadapi sebuah krisis yang sesungguhnya," tambah Barhum.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengatakan negeri itu akan meneruskan operasi militernya di Jalur Gaza selama diperlukan dan dengan menggunakan seluruh kekuatan yang dibutuhkan.

"Sejak awal, kami berjanji kepada rakyat Israel untuk mengembalikan ketenangan dan kami akan terus bertindak hingga tujuan itu tercapai. Kami akan lakukan selama diperlukan dan dengan seluruh kekuatan jika dibutuhkan," kata Netanyahu dalam pidato publiknya.

"Kini semua pilihan sudah ada di atas meja untuk mengembalikan kedamaian bagi rakyat Israel," tambah Netanyahu.

Selain itu, Netanyahu menegaskan pemerintahannya berjanji untuk membawa pulang Hadar Goldin, prajurit berusia 23 tahun yang diyakini Israel diculik militan Palestina dalam sebuah penyergapan di wilayah selatan Gaza pada Jumat (1/8/2014).

"Pemerintah Israel akan melakukan apapun untuk membawa pulang putra-putranya yang hilang," janji Netanyahu.

Dia melanjutkan, pasukan Israel akan menyelesaikan misinya menghancurkan jaringan terowongan yang digunakan kelompok militan Gaza menerobos masuk ke wilayah selatan Israel.

"Setelah kami selesai dengan masalah terowongan, angkatan darat akan mempersiapkan aktivitas lain hingga tujuan untuk mengembalikan rasa aman bagi rakyat Israel tercapai," Netanyahu menegaskan.

Baca tentang


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X