Kompas.com - 15/07/2014, 22:39 WIB
Seorang warga Gaza menyelamatkan seekor kambing dari sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel sepanjang Selasa (15/7/2014). Israel kembali melakukan serangkaian serangan ke Jalur Gaza setelah Hamas menolak usulan gencatan senjata yang diajukan Mesir. THOMAS COEX / AFPSeorang warga Gaza menyelamatkan seekor kambing dari sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel sepanjang Selasa (15/7/2014). Israel kembali melakukan serangkaian serangan ke Jalur Gaza setelah Hamas menolak usulan gencatan senjata yang diajukan Mesir.
EditorErvan Hardoko
GAZA CITY, KOMPAS.com — Menteri Kesehatan Palestina Jawad Awad membatalkan kunjungannya ke RS Shifa di Jalur Gaza, Selasa (15/7/2014), setelah diusir pengunjuk rasa yang marah saat dia tiba dari Mesir.

Sejumlah saksi mata mengatakan, para pengunjuk rasa melemparkan sepatu dan telur ke arah mobil yang membawa Awad saat dia memasuki Jalur Gaza melewati pintu perbatasan Rafah. Dikabarkan, Awad langsung meninggalkan Gaza tak lama setelah insiden itu.

Para pengunjuk rasa berkumpul di RS Shifa sambil membawa poster yang mengkritik Awad dan pemerintahan gabungan Palestina yang didominasi para teknokrat itu.

"Gaza dibom dan dihancurkan, dan baru sekarang dia datang berkunjung?" kata salah seorang pengunjuk rasa, Ahmed Mustafa.

"Kami tak menginginkan kunjungan ini dan seluruh rakyat Palestina menolak kedatangan dia," tambah Mustafa.

Para pengunjuk rasa mengatakan, mereka sangat marah karena seorang menteri pemerintah baru datang setelah Jalur Gaza diserang selama delapan hari dan setelah 193 warganya tewas akibat serangan Israel.

Mereka juga mengecam Presiden Palestina Mahmoud Abbas yang dianggap gagal mencegah kampanye militer Israel yang brutal. Mereka bahkan menyebut Abbas adalah seorang kolaborator Israel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, dalam pernyataan resminya, Kementerian Kesehatan Palestina menyayangkan pengusiran Menteri Jawad Awad dan menuding media milik Hamas berkontribusi besar atas insiden tersebut.

Meski pemerintahan gabungan sudah terbentuk, tetapi perseteruan panjang antara Hamas dan Fatah yang memimpin di Tepi Barat belum sepenuhnya sirna.

"Kementerian Kesehatan Palestina tetap mendukung rakyat kami di Jalur Gaza," demikian pernyataan kementerian yang menjanjikan bantuan obat-obatan bagi korban perang.

Sejauh ini belum diperoleh pernyataan resmi Hamas terkait pengusiran Jawad Awad itu. Namun, salah seorang tokoh Hamas di pengasingan Mussa Abu Marzuq lewat akun Facebook-nya mengecam pengusiran itu sebagai sebuah tindakan "tak bertanggung jawab dan tak pantas".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.