Iran Kecam AS yang Tak Bereaksi Atas Serangan Israel ke Gaza

Kompas.com - 12/07/2014, 23:09 WIB
Api terlihat sesaat setelah sebuah roket yang dilancarkan militer Israel menghantam sebuah gedung di kota Gaza, 9 Juli 2014. Setidaknya 24 warga Palestina tewas dalam serangan tersebut. AFP PHOTO / THOMAS COEXApi terlihat sesaat setelah sebuah roket yang dilancarkan militer Israel menghantam sebuah gedung di kota Gaza, 9 Juli 2014. Setidaknya 24 warga Palestina tewas dalam serangan tersebut.
EditorErvan Hardoko
TEHERAN, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, Sabtu (12/7/2014), menyerukan penghentian segera serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza yang sudah menewaskan ratusan orang itu.

Selain itu, Javad Zarif juga mengecam AS karena tidak berbuat apapun untuk mencegah aksi kekerasan yang dilakukan sekutu utamanya di Timur Tengah tersebut.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi AS, NBC yang akan disiarkan pada Minggu (13/7/2014), Javad Zarif juga mendesak Washington agar menggunakan PBB untuk menghentikan serangan Israel.

"Sangat meneydihkan melihat terbunuhnya banyak orang," ujar Javad Zarif yang diwawancarai di Vienna, Austria itu.

"Hampir seratus orang tewas dan lebih dari 500 orang terluka di Gaza dan Amerika Serikat tidak memgambil tindakan apapun," lanjut
Zarif.

Javad Zarif menambahkan, banyak pihak mengetahui bahwa persenjataan yang digunakan Israel untuk menyerang Gaza adalah buatan AS.

"Namun kami tak melihat AS mengecam serangan itu atau menggunakan Dewan Keamanan untuk menghentikan serangan AS," ujar Zarif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Zarif melanjutkan, dalam pandangan Iran tindakan Israel terhadap Gaza sangat membahayakan kehidupan warga sipil di wilayah Palestina itu.

"Sehingga, para anggota Dewan Keamanan PBB memiliki tanggung jawab moral dan legal untuk melakukan intervensi," tambah Zarif.

Setelah memasuki hari kelima, serangan udara Israel telah menewaskan 127 orang. Israel mengklaim serangan udara itu adalah upaya untuk menghentikan serangkaian serangan roket dari Gaza ke wilayah negeri itu.

Baca tentang


Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.