Pelempar Sepatu ke Hillary Kena Dua Tuntutan Pidana

Kompas.com - 15/04/2014, 09:13 WIB
Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang juga pernah menjadi Ibu Negara, Hillary Clinton, dilempar sepatu saat berpidato di Las Vegas, Kamis (10/4/2014) http://www.jrn.com/ktnvMantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang juga pernah menjadi Ibu Negara, Hillary Clinton, dilempar sepatu saat berpidato di Las Vegas, Kamis (10/4/2014)
|
EditorPalupi Annisa Auliani

LAS VEGAS, KOMPAS.com -- Pemerintah federal Amerika Serikat mengajukan dua tuntutan hukum untuk perempuan yang telah melemparkan sepatu ke Hillary Rodham Clinton yang sedang berpidato di konvensi linkungan hidup di Las Vegas. (Baca: insiden pelemparan itu).

Alison Michelle Ernst (36), perempuan itu, tak menanggapi pesan lewat telepon yang dikirimkan Associated Press. Dua tuntutan itu adalah untuk pelanggaran dan kekerasan terhadap seseorang di bangunan yang dibatasi penggunaannya, yang diajukan pada Minggu (13/4/2014) di Pengadilan Distrik di Las Vegas.

Ernst menghadapi ancaman penjara satu tahun di penjara federal untuk setiap tuduhan yang dikenakan kepadanya jika dia dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Tanggal persidangan belum ditetapkan dan belum diketahui apakah Ernst mendapat pendampingan pengacara.

Polisi Las Vegas menahan Ernst pada pekan lalu dan akan memberikan pembebasan bersyarat pada 24 Juni 2014, sebelum ada tuntutan yang diajukan. Tindakan yang dilakukan Ernst setidaknya akan membuat dia mendekam di penjara selama enam bulan.

Sesudah melemparkan sepatunya, Kamis (10/4/2014), Ernst tak melawan ketika ditangkap. Tuduhan dikenakan untuk Ernst atas tindakannya menerobos pengamanan. Adapun lemparan sepatu Ernst melintasi jarak sekitar 18 meter dan hampir mengenai kepala Hillary.

Setelah mendapat lemparan tersebut, Hillary justru mengeluarkan beberapa komentar yang mengundang tawa peserta konvensi sekalipun sempat terlihat terkejut sesaat setelah pelemparan.

Insiden pelemparan sepatu juga pernah dialami Presiden George W Bush dalam konferensi pers di Baghdad pada Desember 2008. Pelemparan sepatu dianggap sebagai penghinaan dalam budaya tertentu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X