Saadi Khadafy Minta Rakyat Libya Memaafkannya

Kompas.com - 28/03/2014, 20:37 WIB
Saadi Khadafy adalah mantan kepala pasukan khusus Libya ReutersSaadi Khadafy adalah mantan kepala pasukan khusus Libya
EditorErvan Hardoko
TRIPOLI, KOMPAS.com - Putra mendiang diktator Libya, Saadi Khadafy meminta maaf kepada warga negeri itu dalam sebuah wawancara yang dirilis pejabat lembaga pemasyarakatan tiga pekan setelah Saadi diekstradisi dari Niger.

Wawancara itu direkam di penjara Al-Hadba tempat Saadi dan sejumlah petinggi zaman Khadafy ditahan. Rekaman wawancara itu disiarkan di stasiun televisi pemerintah, Kamis (27/3/2014) malam.

Saadi, yang diekstradisi untuk menghadapi sejumlah dakwaan termasuk konspirasi untuk mempertahankan kekuasaan ayahnya sebelum digulingkan pemberontakan yang didukung NATO, meminta maaf kepada rakyat dan pemerintah Libya.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, Saadi mengakui dia mendalangi sejumlah upaya untuk mengganggu stabilitas negeri itu, sejalan dengan tuduhan yang dilontarkan pemerintah Tripoli.

Saadi, yang ekstradisinya ditentang para aktivis HAM yang khawatir dia akan disiksa di penjara, mengatakan selama dalam tahanan dia mendapat perlakuan yang sangat baik.

"Saya ingin memastikan kepada keluarga saya, bahwa saya baik-baik saja dan sehat serta diperlakukan dengan baik," ujar Saadi yang dalam wawancara itu mengenakan seragam tahanan berwarna biru.

Saadi yang pernah mengetuai persatuan sepak bola Libya dan bermain di Liga Italia itu, berhasil lolos ke Niger melintasi gurun di selatan Libya pada November 2011.

Niger yang memberikan suaka kepada Saadi dengan alasan kemanusiaan pada awalnya menolak untuk mengekstradisi Saadi. Niger beralasan tak ada jaminan Saadi mendapatkan pengadilan yang adil di Libya.

Awal bulan ini, Niger akhirnya menyerahkan kembali Saadi ke Libya karena kini yakin pria berusia 40 tahun itu tidak akan dibunuh di luar sidang. Alasan lain adalah Niger ingin memperbaiki hubungan diplomatik dengan Libya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X