Kompas.com - 23/03/2014, 16:03 WIB
Tank yang membawa tentara Rusia merangsek ke pangkalan udara militer Ukraina di Belbek, dekat Sevastopol, Crimea, pada Sabtu (22/3/2014). AFP PHOTO/ VIKTOR DRACHEVTank yang membawa tentara Rusia merangsek ke pangkalan udara militer Ukraina di Belbek, dekat Sevastopol, Crimea, pada Sabtu (22/3/2014).
EditorTri Wahono


KOMPAS.com — Pasukan Rusia menyerbu markas angkatan udara Ukraina di Crimea dengan melempar granat dan menembakkan senjata otomatis ke udara. Sejumlah laporan menyebut setidaknya satu orang terluka dalam serangan terhadap markas militer di Belbek, dekat Sevastopol.

Pasukan Rusia tampaknya tengah meningkatkan upaya mereka untuk mengusir pasukan Ukraina keluar dari wilayah itu.

Sementara itu, kapal perang Ukrania, Slavutych, juga telah diamankan oleh pasukan keamanan Crimea dan pasukan Rusia. Ratusan pengunjuk rasa tak bersenjata mengepung pangkalan angkatan laut di Novofedorivka, sebelah barat Crimea.

Di Belbek, dua kendaraan lapis baja menerobos dinding pangkalan militer dan tentara Rusia menembakkan senjata ke udara.

Sebuah ambulans kemudian terlihat memasuki pangkalan di tengah laporan bahwa setidaknya satu orang telah terluka.

Para prajurit Ukraina kemudian berkumpul di alun-alun di depan pasukan Rusia yang bersenjata lengkap.

Penyerbuan itu menyusul ultimatum oleh Rusia untuk menyerah. Komandan pangkalan Belbek sebelumnya mengatakan, ia telah menunggu pesan dari Kiev selama berhari-hari, tetapi mengatakan bahwa tidak ada instruksi apa pun dari pusat.

Pemimpin militer Ukraina menyangkal ini, mengatakan setiap unit di Crimea telah diberi tahu dengan perintah yang jelas tentang apa yang harus dilakukan jika diserang.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani undang-undang yang mengesahkan pencaplokan Crimea meskipun dikenai sanksi oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.