Kompas.com - 05/12/2013, 11:15 WIB
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com - Pemerintah Israel membantah terlibat dalam pembunuhan Hassan Hawlo al-Lakiss, seorang pemimpin Hezbollah di Beirut, Rabu (4/12/2013).

Israel bahkan memperingatkan agar Hezbollah tidak menggunakan alasan kematian al-Lakiss itu untuk menyerang Israel.

"Jika Hezbollah menyerang wilayah Israel maka respon kami akan sangat tegas dan menyakitkan," kata wakil perdana menteri Danny Danon seperti dikutip radio angkatan darat Israel.

Bantahan terkait tuduhan Hezbollah juga disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Yigal Palmor.

"Israel tak ada kaitannya dengan itu (kematian al-Lakiss). Hezbollah biasa langsung menuding kami sebelum berpikir tentang apa yang sebenarnya terjadi," kata Palmor.

Al-Lakiss adalah tokoh paling senior Hezbollah yang tewas dibunuh sejak pembunuhan Imad Mughiyeh di Damaskus pada 2008. Saat itu, Hezbollah juga menuding Israel sebagai dalang pembunuhan.

Kedua orang itu, Al-Lakiss dan Mughniyeh adalah bagian dari para pemimpin tertinggi Hezbollah.

Sementara itu, Menteri Energi Israel Silvan Shalom kembali mengulangi bantahan yang sudah disampaikan Yigal Palmor.

"Kami tak melakukannya. Meskipun kami senang dengan itu (tewasnya Al-Lakiss), kelompok Salafilah pelakunya," kata Shalom merujuk kelompok ektrem Sunni yang menjadi lawan Hezbollah.

"Ini adalah pukulan berat bagi Hezbollah, yang berharap dengan menuding Israel bisa mengalihkan perhatian dari perselisihan internal dan perpecahan di Lebanon akibat konflik Suriah," ujar Shalom.

Keputusan Hezbollah untuk ikut terjun dalam konflik bersenjata di Suriah memicu ketegangan di dalam negeri Lebanon, yang kini terpecah akibat konflik di negeri tetangganya itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.