Polisi Tembakkan Gas Air Mata pada Demonstrasi Pendukung Mursi

Kompas.com - 16/07/2013, 03:12 WIB
Seorang pendukung Muhammad Mursi, mencium sebuah peti mati kosong yang melambangkan para pendukung Ikhwanul Muslimin yang tewas setelah ditembaki tentara Mesir pada Selasa (9/7/2013). MAHMUD HAMS / AFPSeorang pendukung Muhammad Mursi, mencium sebuah peti mati kosong yang melambangkan para pendukung Ikhwanul Muslimin yang tewas setelah ditembaki tentara Mesir pada Selasa (9/7/2013).
EditorPalupi Annisa Auliani
KAIRO, KOMPAS.com — Setelah sepekan tak terjadi aksi kekerasan di Mesir, pada Senin (15/7/2013) polisi melepaskan tembakan air mata untuk menghentikan bentrokan antara pendukung presiden terguling Mesir Muhammad Mursi dengan pengguna jalan. Bentrokan terjadi di Ramses Street, berdasarkan keterangan saksi mata yang dikutip Reuters.

Tembakan gas air mata polisi ditujukan kepada para pendukung Mursi. Menurut saksi itu, tembakan dikeluarkan setelah para demonstran menutup akses Ramses Street dan jembatan 6 Oktober. Ramses Street adalah salah satu jalur utama di Kairo, sementara jembatan 6 Oktober merupakan penghubung dua sisi Sungai Nil. Tindakan para demonstran ini mengundang kemarahan para pengguna jalan dan memicu bentrok.

Bentrok berskala kecil terus berlanjut hingga pukul 21.35 waktu setempat, atau Selasa (16/7/2013) pukul 02.25 WIB. Polisi tak mengambil tindakan apa pun atas insiden ini.

Senin pekan lalu, 53 pendukung Mursi tewas ketika tentara Mesir menembaki mereka yang sedang shalat subuh. Tentara menuding para demonstran sebagai penyebab tragedi itu, tetapi pendukung Mursi menyatakan peristiwa itu sebagai pembantaian.

Baca tentang


Sumber Reuters
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X