Kompas.com - 27/06/2013, 09:22 WIB
Militer Mesir menyiagakan para tentara untuk menghadapi demonstrasi oposisi ReutersMiliter Mesir menyiagakan para tentara untuk menghadapi demonstrasi oposisi
EditorEgidius Patnistik
KAIRO, KOMPAS.com — Militer Mesir hari Rabu (27/6/2013) mengatakan telah mengirim tentara ke beberapa pangkalan di dekat kota-kota utama Mesir menjelang demonstrasi hari Minggu, yang direncanakan oleh kelompok oposisi untuk memaksa pengunduran diri Presiden Muhammad Mursi.

Bentrokan antara pendukung dan penentang Presiden Muhammad Mursi terjadi hari Rabu, yang menewaskan sedikitnya satu orang.

Penempatan tentara itu memicu spekulasi atas peran tentara dalam krisis itu. Kantor kepresidenan mengatakan, militer telah berkoordinasi dengan pemerintahan Mursi menjelang demonstrasi itu, tetapi para aktivis mengatakan mereka kini mengharapkan perlindungan dari pihak militer untuk menghadapi pendukung pemerintah yang berhaluan keras.

Beberapa kelompok Islamis menuduh para aktivis membuka jalan terjadinya kudeta, tuduhan yang dibantah keras oleh kelompok oposisi. Beberapa pejabat keamanan Mesir mengatakan, pengeluaran tentara itu dibatasi di pinggiran kota-kota besar dan di dalam fasilitas militer yang ada.

Di Kairo—yang menjadi pusat demonstrasi hari Minggu nanti—pasukan tambahan ditempatkan di pangkalan-pangkalan utama di timur dan barat kota yang berpenduduk 18 juta jiwa itu.

Sementara itu, Presiden Mesir Muhammad Mursi mengatakan, konflik politik dan polarisasi mengancam kerentanan demokrasi Mesir. Presiden Mursi berpidato melalui televisi hari Rabu (26/6/2013) menjelang demonstrasi hari Minggu mendatang untuk memaksanya mundur. Muncul kekhawatiran demonstrasi itu bisa berubah menjadi aksi kekerasan.

Presiden Mursi mengatakan, stabilitas dan keamanan Mesir dipertaruhkan dan perpecahan seperti itu akan melumpuhkan Mesir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kelompok-kelompok oposisi menuntut pengunduran diri Muhammad Mursi, beberapa di antaranya frustrasi dengan gaya kepemimpinan Islamisnya. Sementara warga Mesir lainnya mengatakan mereka marah dengan penurunan kualitas hidup dan melambungnya harga-harga pada masa pemerintahan Mursi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.