Salin Artikel

Sejarah Terciptanya Barbie, Boneka Wanita Dewasa Simbol Kemandirian

KOMPAS.com - Barbie, yang bernama lengkap Barbara Millicent Roberts, adalah boneka plastik setinggi 11 inci (29 cm).

Boneka ini identik dengan sosok wanita dewasa yang diperkenalkan pada tanggal 9 Maret 1959 oleh Mattel, Inc, sebuah perusahaan mainan di California selatan.

Dilansir History, Ruth Handler, yang mendirikan Mattel bersama suaminya, Elliot, mempelopori pengenalan boneka itu.

Sejak awal, tubuh Barbie telah memicu kontroversi.

Para ibu dalam studi pasar yang disponsori Mattel tahun 1958 sebelum rilis boneka itu mengkritik Barbie karena "bertubuh terlalu besar".

Namun, Mattel mengatasi masalah ini dengan mengiklankan Barbie langsung kepada anak-anak melalui televisi.

Mattel, pada kenyataannya, setelah mensponsori program Mickey Mouse Club Walt Disney pada tahun 1955, menjadi perusahaan mainan pertama yang menyiarkan iklan kepada anak-anak.

Menanggapi permintaan konsumen, pada tahun 1961 Mattel mengeluarkan "aksesori" utama Barbie, yakni pacarnya, Ken.

Pada tahun 1963 Mattel menambahkan sahabat Barbie, Midge, dan pada tahun 1964 adik perempuannya, Skipper.

Sejak 1970-an, Barbie telah dikritik karena materialisme, atas dasar menimbun mobil, rumah, dan pakaian, di samping dan proporsi tubuh yang tidak realistis.

Pada tahun 1994 peneliti di Finlandia mengumumkan bahwa jika Barbie adalah wanita sejati, dia tidak akan memiliki cukup lemak tubuh untuk menstruasi.

Namun banyak wanita memuji Barbie karena memberikan peran gender alternatif untuk pembatasan tahun 1950-an.

Tidak seperti boneka bayi, Barbie tidak mengajarkan pengasuhan. Dilengkapi dengan perlengkapan karier, boneka itu adalah model kemandirian finansial.

Resume Barbie sejauh ini mencakup, antara lain, pilot maskapai penerbangan, astronot, dokter, atlet Olimpiade, dan kandidat presiden Amerika Serikat.

Boneka juga tidak ditentukan oleh hubungan tanggung jawab dengan pria atau keluarga.

Barbie tidak memiliki orang tua atau keturunan. Ketika di awal 1960-an konsumen menuntut bayi berukuran Barbie, Mattel tidak menjadikan Barbie sebagai ibu, tetapi mengeluarkan playset "Barbie Baby-Sits".

Hingga saat ini, Barbie adalah koleksi yang sangat populer.

Para pecinta tertarik pada Barbie lama dan Barbie edisi khusus yang dibuat Mattel untuk memenuhi pasar ini.

Meskipun penjualan Barbie sejak tahun 2000 tidak meningkat tajam seperti pada tahun 1990-an, mereka masih berjumlah lebih dari satu miliar dollar per tahun.

Setiap detik, Mattel menghitung, dua Barbie dijual di suatu tempat di dunia.

https://internasional.kompas.com/read/2022/02/05/192800470/sejarah-terciptanya-barbie-boneka-wanita-dewasa-simbol-kemandirian

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.