Salin Artikel

Gempa Guncang Taiwan, Wanita 60 Tahun Tewas Tertimpa Lemari

Gempa bermagnitudo 5,9 (sebelumnya ditulis 6,0) itu mengguncang kawasan pantai timur laut, pada pagi hari waktu setempat, dengan pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.

Biro Cuaca Pusat Taiwan menyatakan, getaran gempa dapat dirasakan hingga seluruh wilayah pulau, terutama di gedung-gedung tinggi, hingga membangunkan warga yang masih terlelap.

Sementara, seorang wanita berusia 60 tahun dilaporkan tewas di luar ibu kota, setelah kejatuhan sebuah lemari selama terjadinya gempa, demikian disampaikan Badan Pemadam Kebakaran Nasional.

Guncangan gempa dilaporkan juga memicu terjadinya pemadaman listrik di sebagian besar wilayah Taipei dan Yilan, dengan lebih dari 10.000 rumah terdampak.

Operasional kereta di Yilan juga terhenti, mempengaruhi ribuan calon penumpang yang hendak menggunakan moda transportasi itu.

Usai diguncang gempa, Taiwan juga dipaksa bersiap menghadapi topan Lekima, yang diperkirakan akan sampai di pulau itu dengan angin kencang dan curah hujan lebat hingga Jumat.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, mengimbau kepada warga untuk tetap tenang.

"Kami akan terus memantau jika ada dampak gabungan dari gempa susulan dan topan yang mendekat," ujar Presiden Tsai, kepada wartawan, seperti dikutip AFP.

Menurut Biro Cuaca Taiwan, topan Lekima termasuk dalam topan kategori kuat yang akan membawa angin hingga 227 kilometer per jam.

Topan diperkirakan akan mendekati lepas pantai timur laut Taiwan pada Kamis (8/8/2019) malam waktu setempat dan bergerak melintasi wilayah lautan mengarah ke barat laut dengan kecepatan 15 kilometer per jam.

Pemerintah telah mengeluarkan peringatan angin dan hujan lebat di Taipei, pelabuhan utara Kota Keelung dan beberapa wilayah utara lainnya. Peringatan tersebut juga berlaku bagi para nelayan di pantai selatan dan timur.

Sementara itu, gempa bumi yang mengguncang Taiwan pada Kamis pagi diyakini telah memicu peringatan tanah longsor setelah ditambah dengan curah hujan mencapai 900 milimeter di pegunungan utara negara itu.

"Gempa bumi melanda ketika kami sedang melakukan persiapan untuk menghadapi topan," kata Perdana Menteri Su Tseng-chang dikutip dari Channel News Asia.

Lebih dari 1.500 orang diungsikan ke tempat yang aman. Namun Su mendesak agar pemerintah tetap waspada ketika badai mendekat.

Sebagian besar dari warga yang diungsikan merupakan turis yang berada di lepas pantai timur Taiwan.

Sementara para tentara juga telah diterjunkan ke berbagai daerah untuk mengantisipasi jika terjadi banjir.

Seperti diketahui, Taiwan, Cina, Filipina, dan Jepang secara rutin dilalui topan pada paruh kedua setiap tahun.

Topan tersebut bermula dari perairan hangat di Samudera Pasifik atau Laut Cina Selatan sebelum akhirnya melemah di daratan.

Pada 2009, Taiwan diterjang Topan Morakot yang disertai dengan hujan lebat. Akibatnya, Taiwan dilanda banjir terburuk dalam 50 tahun terakhir dan menewaskan hampir 700 orang.

Topan itu juga menyebabkan kerusakan pertanian sedikitnya 64 juta dollar AS (sekitar Rp 910 miliar) serta menyebabkan 170.000 rumah tanpa listrik dan 440.000 rumah tanpa aliran air.

https://internasional.kompas.com/read/2019/08/08/20101591/gempa-guncang-taiwan-wanita-60-tahun-tewas-tertimpa-lemari

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.