Salin Artikel

Ribuan Orang Hadiri Pelantikan Mnangagwa Jadi Presiden Zimbabwe

Pria berjuluk "Sang Buaya" itu ditunjuk menjadi pengganti Robert Mugabe yang lengser pada Selasa (21/11/2017), sebagai puncak kudeta militer yang mengakhir 37 tahun kekuasaan Mugabe.

Mnangagwa yang dipecat dari jabatan wakil presiden itu akan dilantik di stadion nasional di pinggiran ibu kota Harara.

Prosesi pelantikan Mnangagwa sebagai presiden akan dihadiri ribuan pendukungnya, para tamu kehormatan, dan para diplomat asing.

Untuk mengamankan jalannya upacara, para penembak jitu disiapkan di sekitar stadion. Pengamanan juga diketatkan meski para pendukung Mnangagwa tetap menari dan menyanyi menyambut kemenangan ini.

"Kami sangat gembira dan berharap banyak dari Mnangagwa. Kami sudah berada di bawah kediktatoran terlalu lama," kata Sharon Mauyakufa (23).

Meski menganggap Mugabe sebagai diktator, Sharon tak sepakat jika sang mantan presiden harus menjalani hukuman.

"Mugabe sudah amat tua, kami tak berharap dia dihukum karena perbuatannya. Bagaimana Anda menghukum seseorang berusia 93 tahun?" ujar Sharon.

"Namun, istrinya dan orang-orang dekatnya harus dihukum jika mereka terbukti melakukan kejahatan," tambah dia.

Mantan presiden yang berkuasa sejak 1980 itu didepak dari jabatannya setelah militer melakukan intervensi usai Mugabe memecat Mnangagwa dari kursi wakil presiden.

"Kami berterima kasih kepada tentara," demikian isi sebuah spanduk yang terbentang di lokasi pelantikan.


https://internasional.kompas.com/read/2017/11/24/17040141/ribuan-orang-hadiri-pelantikan-mnangagwa-jadi-presiden-zimbabwe

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke