Salin Artikel

Skandal Pesawat Jet Carteran: Menkes AS Meminta Maaf

Adapun Price, seperti diberitakan Politico, asyik menggunakan pesawat jet carteran pribadi setidaknya 24 kali sejak bulan Mai lalu.

Price memilih menggunakan pesawat jet carteran dibandingkan dengan pesawat komersial.

Pejabat AS, kecuali yang berkaitan dengan urusan keamanan nasional, diwajibkan menggunakan pesawat komersial untuk kunjungan kerja.

Yang membuat berang publik AS adalah Price membebankan biaya carteran sebesar lebih dari 300.000 dollar AS  atau sekitar Rp 4 miliar ke kas negara.

“Saya menyesali peristiwa ini. Karir politik saya selalu untuk berjuang demi warga yang telah membayar pajak. Kali ini jelas bahwa saya kurang peka,” katanya.

Baca: Pesawat Carteran Terbang Menukik, Menghujam Bumi, dan Meledak

Dia juga ketahuan mencampuradukkan urusan pribadi di sela-sela kunjungan kerjanya.

Di salah satu kunjungannya Price diberitakan menghabiskan waktu makan siang bersama dengan putranya.

Selain itu, kota-kota yang dikunjungi mantan anggota DPR dari negara bagian Georgia itu adalah kota-kota besar yang sesungguhnya dapat ditempuh dengan pesawat komersial berbiaya rendah.

“Saya tidak akan menggunakan pesawat jet carteran lagi dalam kapasitas saya sebagai Menkes,” demikian bunyi pernyataan Price.

Dia juga menyatakan akan membayar kembali ke kas negara ongkos transportasinya itu.

“Pembayar pajak tidak akan membayar satusen pun untuk kursi saya di pesawat itu,” lanjut Price.

Namun Politico melaporkan, Kamis (28/9/2017), Price hanya akan membayar sebesar 51.887 dollar atau Rp 697,8 juta, atau tidak menyentuh separuh dari biaya yang telah dihabiskannya.

Baca: Putri Raja Thailand Tiba di Ternate dengan Pesawat Carteran

Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat AS sendiri menolak berkomentar lebih jauh mengapa Price tidak membayar jumlah penuh.

Penggunaan pesawat jet carteran ini telah memicu amarah Presiden Donald Trump.

Diberitakan, Trump secara pribadi murka dengan tindak-tanduk Price dan mempertimbangkan untuk memecatnya.

“Kita lihat bagaimana nanti,” ucap Trump ketika ditanya mengenai masa depan Price.

Price menyatakan, dia tidak akan mengundurkan diri dan percaya Trump masih menaruh kepercayaan kepadanya.

Penggunaan pesawat jet carteran ini menjadi ironi karena Price dikenal sebagai sosok budget hawk atau sangat ketat dalam penggunaan anggaran negara.

Sepanjang menjabat sebagai anggota DPR, dia juga kerap mengajukan usulan pemotongan anggaran kesehatan publik dan pencabutan Undang-Undang Kesehatan AS (Obamacare).

Pendahulu Price sebagai Menkes di era Presiden Barack Obama yaitu Kathleen Sebelius dan Sylvia Mathews Burwell tercatat tidak pernah menggunakan pesawat jet carteran untuk kunjungan kerja.

DPR AS telah membuka investigasi terhadap skandal ini dan akan segera melakukan investigasi menyeluruh. 

Baca: Pesawat Carteran Akan Naikkan Tarif

https://internasional.kompas.com/read/2017/09/29/11062731/skandal-pesawat-jet-carteran-menkes-as-meminta-maaf

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.