Terlalu Banyak Membuat Kue, 4 Pembuat Roti di Venezuela Ditangkap - Kompas.com

Terlalu Banyak Membuat Kue, 4 Pembuat Roti di Venezuela Ditangkap

Kompas.com - 17/03/2017, 16:59 WIB
Reuters/Independent Presiden Venezuela Nicolas Maduro memimpin rapat kabinet di Istana Miraflores, Caracas.

CARACAS, KOMPAS.com - Aparat keamanan Venezuela pekan ini menangkap empat tukang roti karena dituduh membuat kue dan roti cokelat ilegal.

Langkah ini diambil saat pemerintahan Presiden Nicolas Maduro mengancam untuk mengambil alih semua perusaan roti di Caracas sebagai bagian dari "perang roti".

Maduro memerintahkan para pengawas dan tentara ke lebih dari 700 pabrik roti di sekitar ibu kota pekan ini untuk menegakkan peraturan baru.

Aturan baru itu mengharuskan para pembuat roti mengalokasikan 90 persen gandum mereka untuk membuat roti tawar ketimbang pastri dan kue-kue yang lebih mahal.

Dalam pengawasan sepanjang pekan ini, dua orang ditahan karena pabrik roti mereka menggunakan terlalu banyak gandum untuk membuat kue-kue manis, croissant, dan produk lainnya.

Sedangkan dua orang lainnya ditahan karena membuat kue cokelat dengan menggunakan gandum kedaluarsa.

Pemerintah juga mengatakan, sudah mengambil alih sebuah pabrik roti setidaknya selama 90 hari.

Ini adalah langkah terbaru pemerintah untuk menanggulangi kekurangan roti dan antrean warga yang membeli makanan.

Antrean panjang warga di tempat-tempat penjualan makanan menjadi pemandangan lumrah selama krisis ekonomi selama tiga tahun terakhir.

Partai Sosialis yang berkuasa mengatakan, para pengusaha pro-oposisi melakukan sabotase dengan menimbun produk dan menaikkan harga.

Kelompok oposisi mengatakan pemerintah harus bertanggung jawab karena gagal mengendalikan harga dan nilai tukar uang.

Sedangkan para pembuat roti menyalahkan pemerintah terkait kurangnya persediaan gandum yang menjadi bahan pokok di negeri itu.

 

EditorErvan Hardoko
SumberTelegraph,
Komentar

Close Ads X