Sebelum Tewas, Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi Disebut Sudah Tunjuk Penerusnya

Kompas.com - 28/10/2019, 14:35 WIB
Dalam foto yang diduga diambil pada 30 April 2019 oleh media Al-Furqan menunjukkan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi muncul pertama kalinya dalam lima tahun sejak dia mendeklarasikan kekhalifahan pada 2014. AFP/SOURCES/-Dalam foto yang diduga diambil pada 30 April 2019 oleh media Al-Furqan menunjukkan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi muncul pertama kalinya dalam lima tahun sejak dia mendeklarasikan kekhalifahan pada 2014.

BAGHDAD, KOMPAS.com - Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dikabarkan sudah menunjuk penerus sebelum tewas bunuh diri dalam operasi militer AS.

Abdullah Qardash, dikenal juga sebagai Haji Abdullah al-Afari, disebut ditunjuk Baghdadi sendiri pada Agustus lalu, dan disebarluaskan media mereka, Amaq.

Menurut seorang pejabat intelijen yang enggan disebutkan namanya, sangat sedikit yang diketahui dari Qardash selain fakta dia pernah mengabdi di era mendiang Pemimpin Irak, Saddam Hussein.

Baca juga: Trump Beberkan Kronologi Penyerbuan Pasukan AS yang Tewaskan Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi

Dilansir Newsweek Minggu (27/10/2019), Qardash disebut akan menggantikan peran Abu Bakar al-Baghdadi sebagai penerus Pemimpin ISIS yang sudah tergerus sejak dia tewas.

Baghdadi yang diberitakan mengaktifkan rompi bom bunuh diri ketika dikepung pasukan Delta membangun "kekhalifahan" di luar Al-Qaeda.

Si pejabat mengungkapkan, peran Baghdadi hanya sebatas simbolis. "Dia tak terlibat dalam operasi harian. Dia hanya berkata ya atau tidak. Tak merencanakannya," ujar si sumber.

Detil tengah didapatkan soal apa yang terjadi di lokasi penyerbuan Baghdadi di Barisha, dan apa yang membuatnya bersembunyi di sana.

Sebab, area di Provinsi Idlib itu dikenal sebagai teritori kelompok ekstremis rival, dipimpin oleh mantan sekutu Baghdadi, Abu Mohammed al-Jolani.

Keduanya memanfaatkan krisis akibat invasi AS di Irak pada 2003. Jolani disebut menolak tawaran Baghdadi untuk menggabungkan kelompok.

Kelompok ISIS pun naik menjadi kelompok ekstremis yang ditakuti dunia, dan menguasai sebagian Irak serta Suriah pada 2014 silam.

Halaman:


Sumber Newsweek
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X