Tak Sengaja Tendang Mobil, Bocah 11 Tahun Ditembak Polisi

Kompas.com - 28/06/2019, 16:47 WIB
Ilustrasi Polisi Rusia ShutterstockIlustrasi Polisi Rusia

KURSK, KOMPAS.com — Seorang polisi di Rusia dilaporkan mengundurkan diri dari jabatannya setelah menembak bocah laki-laki berusia 11 tahun di bagian perut.

Polisi 36 tahun itu awalnya memarkirkan mobil di dekat lapangan kota Kursk, Minggu malam waktu setempat (23/6/2019), dan marah dengan sekelompok anak yang bermain sepak bola.

Baca juga: Kurir Narkoba Jaringan Malaysia-Pinrang Ditembak Polisi

Sebab seperti diwartakan Newsweek Kamis (27/6/2019), salah satu dari kelompok bocah itu tidak sengaja menendang bola dan dan mengenai mobil si polisi.

Harian setempat Komsomolskaya Pravda memberitakan, polisi yang tak disebutkan namanya itu langsung mengeluarkan senjata dan menembak perut bocah itu.

Kemudian dia menembak lagi ke udara untuk menakuti mereka. Komite investigasi Kursk mengumumkan, mereka langsung melakukan penyelidikan kriminal terhadap polisi itu.

Si polisi dijerat dengan pasal hooliganisme yang jika terbukti, dia terancam mendekam selama lima tahun, apalagi setelah diketahui dia tengah mabuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Petugas itu sudah membuat kepanikan masyarakat sekitar," ujar komite dalam keterangan resmi. Kementerian Dalam Negeri Rusia menyatakan, mereka sudah mewawancarai saksi.

Mayor Jenderal Viktor Kosarev mengatakan aksi yang dilakukan polisi itu sudah mencoreng citra kesatuannya. Menurutnya, seorang polisi harus menenangkan situasi, bahkan di depan anak-anak.

Dalam kasus ini, polisi ini sudah mabuk dan bertindak dengan tak pantas. Polisi harus bisa mengendalikan situasi secara damai," kata Kosarev.

Peristiwa itu muncul di tengah sorotan atas perilaku polisi, antara lain ketika mereka melakukan penahanan massal para pendukung jurnalis Ivan Golunov.

Berdasarkan laporan CBS, kelompok hak warga sipil menyatakan, lebih dari 400 orang ditahan dalam aksi damai mendukung Golunov pada bulan ini.

Baca juga: Beraksi Lagi, 2 Pencuri Motor Ditembak Polisi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Newsweek
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.