Beginilah Detik-detik Puncak Menara Gereja Notre Dame Jatuh Saat Kebakaran

Kompas.com - 16/04/2019, 07:53 WIB
Puncak menara Gereja Notre Dame ketika runtuh akibat kebakaran yang terjadi pada Senin petang (15/4/2019). EPA-EFE/IAN LANGSDONPuncak menara Gereja Notre Dame ketika runtuh akibat kebakaran yang terjadi pada Senin petang (15/4/2019).

PARIS, KOMPAS.com - Sekitar 400 orang anggota pemadam kebakaran dikerahkan dari seluruh Perancis ke ibu kota Paris ketika landmark wisata di sana, Gereja Notre Dame, kebakaran.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran itu, api dengan cepat melalap atap dan puncak menara gereja bernuansa Gotik yang dibangun pada abad ke-12 itu.

Video yang dirilis The Guardian memperlihatkan detik-detik ketika puncak menara gereja Katolik itu jatuh dalam kebakaran yang terjadi Senin petang (15/4/2019) waktu setempat.

Baca juga: Kebakaran Hebat Hancurkan Menara Gereja Notre Dame di Paris


Puncak yang runcing itu jatuh perlahan-lahan ketika asap hitam pekat membubung ke angkasa di tengah suara sirine pemadam kebakaran yang menderu.

Kerumunan orang, baik itu warga Paris maupun turis, melihat dari sisi jembatan. Video juga memperlihatkan Presiden Perancis Emmanuel Macron mengunjungi lokasi.

"Apinya menyebar dengan cepat di atap," ungkap Wakil Wali Kota Paris Emmanuel Gregoire kepada media lokal BFM sebagimana diwartakan kantor berita AFP.

Belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam kebakaran itu. Mengutip media lokal, seorang anggota pemadam kebakaran mengalami luka serius saat menjinakkan api.

Kepala tim pemadam kebakaran Jean-Claude Gallet kepada wartawan mengatakan dua menara utama lain gereja itu bisa diselamatkan. "Kami melihat struktur utama bangunan masih utuh," tegas dia.

Wakil Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez yang ikut dalam rombongan Macron menjelaskan, mereka tidak menggunakan usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Dalam kicauannya di Twitter, Trump mengusulkan agar pesawat tanker bisa menjatuhkan air di atas Notre Dame. "Seharusnya penanganan berlangsung cepat!" tegas dia.

Nunez menuturkan menggunakan pesawat pengebom air ke Notre Dame merupakan langkah yang sangat berisiko karena bisa mengancam bangunan gereja.

Kesedihan begitu terpancar dari Jeanne Duffy, warga New York yang datang ke Paris bersama dua putrinya untuk sepupunya. Mereka awalnya berniat untuk melihat menara gereja.

Namun, mereka berubah pikiran dengan mengunjungi Disneyland Paris. "Ini adalah harta dunia. Semua orang tahu Notre Dame. Kami sangat sedih," tutur dia.

Macron yang sangat emosional ketika berpidato hingga harus menyeka air matanya berjanji pemerintahannya bakal segera membangun kembali gereja berusia 850 tahun tersebut.

Baca juga: Penyerang Polisi di Notre Dame Telah Berbaiat kepada ISIS

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong 'Tak Sengaja' Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Bubarkan Demonstran, Polisi Hong Kong "Tak Sengaja" Tembakkan Meriam Air ke Arah Masjid

Internasional
Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan 'Zona Aman'

Patuhi Kesepakatan Gencatan Senjata, Pasukan Kurdi Suriah Tinggalkan "Zona Aman"

Internasional
Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Mutiara Berusia 8.000 Tahun Bakal Dipamerkan Pertama Kali di Abu Dhabi

Internasional
Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Hadiri Pelantikan Jokowi, Ini Kerja Sama Bilateral yang Ingin Ditingkatkan PM Singapura

Internasional
Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Berusaha Bunuh Pasukan SAS Inggris, ISIS Pasang Bom Bunuh Diri di Bra

Internasional
Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Mahathir Tiba di Jakarta untuk Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin

Internasional
Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Lagi, Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Diserang Orang Tak Dikenal

Internasional
Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Pria di Harlem Tembak Tetangga Apartemen karena Terlalu Berisik

Internasional
Erdogan Ancam Bakal 'Hancurkan Kepala' Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Erdogan Ancam Bakal "Hancurkan Kepala" Pasukan Kurdi Jika Tak Keluar dari Zona Aman

Internasional
ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

ISIS Pakai Jenazah Anak-anak untuk Jebakan Granat, Nyaris Lukai Pasukan Khusus Inggris SAS

Internasional
Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Warga Protes Kenaikan Harga Tiket Kereta, Presiden Chile Umumkan Keadaan Darurat

Internasional
Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Dari 80 Detik hingga 19 Jam, Inilah Penerbangan Tersingkat dan Terlama di Dunia

Internasional
Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Pemilu Kanada 2019, Bagaimana Peluang PM Justin Trudeau untuk Kembali Terpilih?

Internasional
Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Presiden Meksiko Dukung Keputusan Pihak Keamanan Bebaskan Putra El Chapo

Internasional
Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Korban Tewas Ledakan di Masjid Afghanistan Jadi 62 Orang, Taliban Bantah Terlibat

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X