Kompas.com - 31/01/2018, 16:14 WIB
|
EditorErvan Hardoko

CANBERRA, KOMPAS.com - AU Australia menghadapi masalah dengan jet-jet tempur F-35 Lightning II yang dipesannya dari Amerika Serikat.

Pesawat-pesawat canggih itu dinyatakan tidak siap tempur karena tidak bisa menembak sasaran dengan tepat.

Sejumlah laporan awal menyebut, saat ini tim teknis sedang memeriksa masalah di pesawat tersebut mulai dari mekanisme penguncian sasaran hingga ke perangkat lunaknya.

Menurut harian The Australian, pemerintah Negeri Kanguru telah membeli 100 buah pesawat F-35 Lightning II dari perusahaan Lockheed Martin dengan biaya total 17 miliar dolar AS atau sekitar Rp 227 triliun.

Baca juga : Penjualan Pesawat Tempur F-35 Bikin Laba Lockheed Martin Melesat

Masalah ini terungkap dalam laporan tahunan Direktur Evaluasi dan Tes Operasional Kemenhan AS yang dirilis awal tahun ini.

Laporan itu menyebut uji coba pesawat-pesawat canggih itu, yang amat penting untuk kesiapan tempurnya, kemungkinan akan ditunda.

Meski jet-jet itu sudah lulus ujian struktur dan daya tahan, tetapi laporan tersebut mengatakan, masih diperlukan serangkaian uji coba.

Sejumlah uji coba itu misalnya kemampuan operasional, sistem perangkat lunak, integrasi senjata hingga kerapuhan balistik.

Lebih jauh, laporan itu memperingatkan bahwa F-35 Lightning II masih memiliki 213 kelemahan yang belum bisa diatasi, termasuk dalam sistem persenjataan.

Kelemahan dalam sistem persenjataan ini termasuk "error" dalam memperkirakan jarak sasaran, tidak ada konfirmasi kordinat sasaran tembak, serta masalah dalam sistem penguncian sasaran elektro-optik.

Halaman:
Sumber Daily Mail
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.