NEW YORK, KOMPAS.com – Tas Apollo 11 yang dipakai Neil Armstrong untuk pertama kali mengambil sampel debu Bulan pada 1969 telah terjual dengan harga 1,8 juta dollar atau hampir Rp 24 miliar.
Menurut Daily Mail, tas itu digunakan astronot Neil Amstrong selama misi pertama ke Bulan pada tahun 1969. Sebelum terjual, tas itu sempat hendak dibuang ke tempat sampah.
Tentang penjualan tas Apolo 11 itu disampaikan oleh balai lelang Sotheby’s, Kamis (20/7/2017) waktu setempat di New York, AS.
Neil Amstrong menggunakan tas itu ketika mendarat di Bulan untuk pertama kalinya dengan menggunakan pesawat antariksa Appollo 11. Di tas itu masih ada jejak debu dan batu kecil dari Bulan.
Baca: Jejak Misi Neil Armstrong ke Bulan Ditemukan di "Closet"
Pelelang Joe Dunning memperkenalkan tas itu sebagai “artefak yang sangat langka dari pencapaian terbesar umat manusia,” seperti dilaporkan kantor berita Agence France-Presse.
Menurut laporana kantor berita Perancis itu, tas Amstrong dijual kepada pembeli yang tak disebutkan namanya via telepon setelah penawaran sengit selama lima menit.
Kesalahan inventaris
Setelah Apollo 11 kembali ke Bumi, hampir semua peralatan dari misi tersebut dikirim ke museum Smithsonian, yang merupakan museum terbesar di dunia.
Penyelidik tanpa sadar menemukan tas itu pada tahun 2003 di sebuah garasi seorang pria yang kemudian dihukum karena mencuri dan menjual artefak museum, termasuk beberapa yang dipinjam dari NASA.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.