Kompas.com - 12/01/2017, 22:51 WIB
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengadakan jumpa pers dengan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif di Vienna, Austria terkait kesepakatan yang dicapai dalam pembicaraan soal program nuklir Iran. JOE KLAMAR / AFPKepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengadakan jumpa pers dengan Menlu Iran Mohammad Javad Zarif di Vienna, Austria terkait kesepakatan yang dicapai dalam pembicaraan soal program nuklir Iran.
EditorErvan Hardoko

TEHERAN, KOMPAS.com - Iran telah mendapatkan izin dari negara-negara kuat dunia untuk mengimpor 130 ton uranium.

Juru bicara badan atom Iran Behrouz Kamalvandi, Kamis (12/1/2017) mengatakan, komisi bersama yang mengawasi kesepakatan nuklir Iran sudah memberikan lampu hijau.

"Mereka (Inggris, China, Perancis, Jerman, Rusia, dan AS) sudah menerima permintaan kami untuk membeli 130 ton uranium," kata Kamalvandi tanpa menyebut pemasuk uranium itu.

Menurut Kamalvandi, Iran sudah mengimpor 220 ton uranium sejak kesepakatan nuklir efektif berlaku pada Januari 2016.

Dengan 130 ton uranium tambahan akan memberikan "cadangan" yang cukup bagus bagi program nuklir Iran.

Namun, Iran membutuhkan cadangan uranium dalam jumlah yang lebih besar untuk meningkatkan program nuklirnya ke level industrial.

"Eksplorasi tambang-tambang uranium baru terus dilakukan di seluruh negeri," ujar Kamalvandi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lebih jauh Kamalvandi membantah laporan media massa yang menyebut negeri itu sudah sepakat untuk mengurangi persediaan uranium yang sudah diperkaya hingga kurang dari 300 kilogram.

"Sudah ada perjanjian antara Iran dan negara-negara utama dunia untuk menghitung persediaan uranium untuk Iran," tambah Kamalvandi.

Di bawah kesepakatan ini, lanjut dia, maka persediaan uranium Iran tidak mungkin berada di bawah 300 kilogram.



Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X