Kompas.com - 06/11/2015, 11:42 WIB
Gambar tanyangan televisi yang menunjukkan banjir lumpur menutupi area di sekitar bendungan yang jebol di kawasan pertambangan di Brasil. skynews.com.auGambar tanyangan televisi yang menunjukkan banjir lumpur menutupi area di sekitar bendungan yang jebol di kawasan pertambangan di Brasil.
EditorEgidius Patnistik
RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Sebuah bendungan di sebuah lokasi limbah tambang di Brasil jebol, melepaskan lumpur tebal, lumpur beracun berwarna merah yang kemudian melanda sebuah desa dan menewaskan sedikitnya 17 orang.

Lebih dari 50 lainnya terluka dalam bencana yang terjadi di Negara Bagian Minas Gerais itu, kata Adao Severino Junior, kepala Dinas Pemadam Kebakaran di kota Mariana.

Ia menambahkan, jumlah orang yang hilang mungkin sampai 40 orang tetapi angka itu belum pasti.

Tayangan televisi menunjukkan semburan lumpur mencapai beberapa ratus meter dan telah membanjiri sejumlah rumah dan merusak atap rumah-rumah itu.

Lumpur mencapai atap beberapa rumah. Di atas atap terdampar sejumlah orang yang sedang menunggu untuk diselamatkan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran itu mengatakan, Desa Bento Rodrigues yang terletak dekat bendungan praktis terkubur.

"Situasinya sangat buruk. Gelap. Ada banyak lumpur," kata Severino. "Tidak mungkin untuk bertahan hidup di bawah material semacam itu."

Daerah terdekat jarang penduduknya, umumnya dihuni orang-orang yang bekerja untuk perusahaan tambang.

Petugas telah dikirim tetapi sulit untuk mencapai daerah yang terkena dampak karena semua tertutup lumpur, kata Gubernur Minas Gerais, Fernando Pimentel.

Perusahaan tambang Samarco, yang beroperasi di lokasi itu, belum mengkonfirmasi apakah ada korban jiwa atau terluka.

Samarco dimiliki oleh dua raksasa pertambangan, Vale dari Brasil dan BHP Billiton dari Australia.

"Kami terbang di atas daerah itu. Semua akses jalan tertutup oleh aliran limbah pertambangan," kata seorang perwira polisi dari kota Mariana kepada AFP. Polisi itu tidak memberi tahukan namanya.

Bendungan jebol sekitar pukul 16.20 waktu setempat atau Jumat pukul 01.20 WIB di antara kota tua kolonial Ouro Preto dan Mariana.

Para petugas pemadam kebakaran dan tim darurat lainnya bergegas ke tempat kejadian dan warga diperintahkan untuk mengungsi.

Minas Gerais telah menjadi pusat pertambangan utama Brasil sejak abad ke-16. Pertama kali yang ditambang adalah emas, lalu bijih besi, mineral lainnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.