Kompas.com - 17/10/2014, 22:02 WIB
EditorErvan Hardoko
WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Putra wakil presiden AS Joe Biden dikabarkan dipecat dari pasukan cadangan Angkatan Laut AS karena dalam sebuah pemeriksaan terbukti menggunakan kokain.

Hunter Biden (44), seorang pemilik sebuah perusahaan investasi dan juga seorang pengacara, bekerja paruh waktu sebagai anggota tentara cadangan Angkatan Laut AS. Demikian dikabarkan harian The Wall Street Journal.

Namun, setelah gagal dalam tes penggunaan narkotika tahun lalu, Hunter terpaksa mengundurkan diri dari keanggotaan pasukan cadangan AL.

Harian The Wall Street Journal mengabarkan, pada Juni 2013, setelah melaporkan diri ke unit tugasnya di Norfolk, Hunter kemudian menjalani tes penggunaan narkotika. Hasil tes itu menunjukkan Hunter positif menggunakan kokain.

Akibatnya, pada Februari lalu, pihak Angkatan Laut AS memberhentikan putra sang wakil presiden.

"Saya merasa sangat terhormat bisa bergabung dengan Angkatan Laut AS, dan saya sangat menyesal dan malu karena ulah saya membuat saya diberhentikan. Saya menghormati keputusan AL. Dengan dukungan keluarga, saya terus maju," demikian pernyataan resmi Hunter Biden.

Hunter memutuskan untuk bergabung dengan militer dalam usia yang tidak muda lagi. Dia memulai karier militernya sebagai perwira bagian hubungan masyarakat di pasukan cadangan AL pada 2012.

Saat berusia 43 tahun, Hunter meminta "pengecualian" agar dia bisa bergabung dengan Angkatan Laut AS. Dia lalu meminta "pengecualian" kedua terkait insiden terkait obat terlarang di masa mudanya.

Hunter Biden datang dari keluarga besar yang memiliki jejak panjang dalam dunia kemiliteran AS. Saat akhirnya Hunter bergabung dengan AL, ibunya mengatakan Hunter akhirnya melanjutkan tradisi keluarganya, yaitu bertugas di angkatan laut.

Sejauh ini, kantor wakil presiden dan angkatan laut sama-sama belum memberikan pernyataan resmi terkait pemberhentian Hunter Biden.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.